AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dikabarkan segera meresmikan Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Hal ini diungkapkan Pramono saat meninjau langsung Taman Bendera Pusaka, Jumat (13/2).
Taman ini dibangun sebagai ruang publik baru inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Taman dengan luas 5,6 hektare ini juga diproyeksikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) modern yang mengintegrasikan fungsi rekreasi, olahraga, dan pengendalian banjir.
Baca Juga: Sering Haus dan Lemas Padahal Minum Air? Ternyata Ini Kesalahan Kecil yang Jarang Disadari
Saat ini, progres pembangunan Taman Bendera Pusaka sudah mencapai 92 persen.
Pramono mengatakan, peresmian taman ini ditargetkan selambat-lambatnya pada Maret 2026.
"Taman Bendera Pusaka ini nanti ketika sudah terkoneksi semuanya, luasnya 5,6 hektare dan akan ada jogging track 1,2 kilometer," ujar Pramono.
Pekerjaan taman yang saat ini masih dilakukan adalah penyelesaian terowongan yang menghubungkan Taman Langsat ke Leuser di bawah Jalan Kiai Maja, serta tahap finalisasi.
Baca Juga: Penting! Libur Panjang Imlek Kawasan Puncak Bogor Berlakukan Ganjil-Genap hingga One Way
Nantinya, sebelum diresmikan, Pemprov DKI akan lebih dulu melakukan uji coba operasional.
Pramono juga meminta kepada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta untuk menyiapkan Taman Bendera Pusaka ini dengan baik.
Rencananya, di taman ini nantinya akan dilengkapi dengan sistem pencahayaan, CCTV, dan melakukan perawatan secara rutin.
Baca Juga: Resmikan 1.079 SPPG Polri, Prabowo Singgung yang Hina Program MBG hingga Minta Videonya Dikumpulkan!
Di sisi lain, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum mengatakan pembangunan taman ini mengusung konsep integrasi antara area biru dan hijau.
Saat musim kemarau, fasilitas taman ini akan berfungsi sebagai taman.
Namun jika musim hujan turun, fasilitas ini mampu menampung curah hujan dengan intensitas hingga 150 milimeter di kawasan sekitar.***
Share this article
Taman dengan luas 5,6 hektare ini juga diproyeksikan sebagai RTH modern yang mengintegrasikan fungsi rekreasi, olahraga, dan pengendalian banjir.