AYOJAKARTA.COM - Memasuki bulan suci Ramadan 2026 yang dimulai hari ini, Kamis (19/2), layanan transportasi publik di Ibu Kota, yakni Transjakarta tetap beroperasi normal.
PT Transportasi Jakarta memastikan operasional Transjakarta tetap berjalan 24 jam di 14 koridor utama selama bulan Ramadan guna mendukung mobilitas masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Kepastian ini disampaikan Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta Ayu Wardhani sebagai bentuk komitmen pelayanan, khususnya bagi pelanggan yang beraktivitas hingga malam hari maupun yang hendak melaksanakan sahur dan salat tarawih di berbagai wilayah Jakarta.
Baca Juga: Penting! Aturan Buka Puasa di MRT Jakarta Berlaku Mulai 19 Februari 2026, Simak Ketentuannya
Selain itu, layanan non-BRT dan Mikrotrans juga disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas warga.
Transjakarta tetap ingin pelanggan dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, termasuk saat waktu berbuka puasa.
Ayu menyampaikan saat berbuka puasa, pelanggan diperbolehkan untuk mengonsumsi air minum dan makanan di dalam bus.
Pihak Transjakarta memberikan waktu maksimal 10 menit saat berbuka.
Berikut ini adalah empat aturan yang harus dipatuhi saat berbuka puasa di dalam bus Transjakarta:
- Penumpang diperkenankan berbuka puasa dengan air minum dan makanan ringan;
- Makan dan minum di dalam bus diperbolehkan maksimal 10 menit setelah azan magrib;
- Penumpang dapat membeli makanan berbuka di area ritel atau tenant yang tersedia di sejumlah halte;
- Penumpang diimbau menjaga kebersihan di seluruh area layanan.
Selain itu, Transjakarta juga menyediakan musala di 69 halte di Jakarta.
Baca Juga: Catat Ya! 69 Fasilitas Musala di 14 Koridor TransJakarta, Ibadah di Ramadhan Tetap Lancar
Adanya fasilitas musala ini bertujuan untuk memudahkan pelanggan, khususnya umat Muslim, agar bisa menunaikan ibadah salat di sela perjalanan selama Ramadan.
Musala yang disiapkan juga sudah dilengkapi dengan sarana pendukung yakni tempat wudu, sajadah, serta penunjuk arah kiblat, sehingga pelanggan bisa beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk tanpa mengganggu mobilitasnya.
Ayu menyampaikan, penyediaan musala di halte-halte ini menunjukkan Transjakarta tak hanya menghadirkan layanan transportasi publik yang andal secara operasional, tapi juga responsif terhadap kebutuhan spiritual pelanggan.
Dengan tetap beroperasi penuh selama Ramadan 2026, Transjakarta berharap dapat terus menjadi moda transportasi andalan warga Jakarta dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus mendukung suasana ibadah yang aman dan nyaman di bulan suci.***
Share this article
PT Transportasi Jakarta memastikan operasional Transjakarta tetap berjalan 24 jam di 14 koridor utama selama bulan Ramadan.