AYOJAKARTA.COM - Jumlah pengguna MRT Jakarta mengalami peningkatan signifikan selama dua hari perayaan Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026.
Tercatat sebanyak 135.117 pelanggan memanfaatkan layanan transportasi berbasis rel tersebut.
Angka ini meningkat lebih tinggi dibandingkan periode Lebaran pada tahun sebelumnya yang hanya 76.106 orang.
Peningkatan jumlah penumpang ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap MRT Jakarta sebagai moda transportasi andalan, terutama saat momentum libur panjang seperti Idulfitri.
Di hari pertama Lebaran yakni Sabtu (21/3) pelanggan MRT Jakarta mencapai 51.189 orang.
Sedangkan di hari kedua lebaran Minggu (22/3) tercatat sebanyak 83.928 orang.
Menurut Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, peningkatan angka keterangkutan ini terjadi pada saat penerapan tarif khusus Rp1 di tahun ini.
"Dibandingkan tahun sebelumnya menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan jaringan transportasi publik untuk bermobilitas di Jakarta, baik pada hari kerja maupun selama periode libur," ujar Rendy.
MRT Jakarta memberlakukan pola jam operasional akhir pekan pukul 05.00 hingga 24.00 WIB dengan selang waktu keberangkatan antarkereta setiap 10 menit selama periode libur Lebaran 1447 H.
“Selain itu, MRT Jakarta juga menghadirkan berbagai program gaya hidup, antara lain promo dan penawaran menarik melalui aplikasi MyMRTJ, serta integrasi layanan feeder guna mendukung kemudahan mobilitas masyarakat,” katanya.
Rendy juga menyampaikan bahwa MRT Jakarta optimistis peningkatan angka keterangkutan transportasi publik ini akan terus berlanjut.
Baik pada hari kerja maupun pada momentum tertentu seperti penerapan tarif khusus.***
Share this article
Angka ini meningkat lebih tinggi dibandingkan periode Lebaran pada tahun sebelumnya yang hanya 76.106 orang.