AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta menargetkan program bedah rumah pada tahun 2026 dapat menjangkau lebih dari 600 unit hunian warga.
Program bedah rumah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat.
Melalui program ini pula, Pemprov DKI Jakarta berupaya membantu warga yang tinggal di rumah tidak layak huni agar bisa memiliki hunian yang memenuhi standar keselamatan dan kesehatan.
Program ini juga bertujuan untuk meningkatakan kualitas hunian masyarakat yang kurang mampu.
Baca Juga: Siaga Cuaca Ekstrem, Dinas SDA DKI Optimalkan Infrastruktur Pengendali Banjir
Dikutip dari Instagram @dkijakarta, Pemprov DKI menargetkan 633 unit sepanjang 2026 melalui program ini.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah meresmikan 24 unit hunian program bedah rumah yang sudah selesai direnovasi, Senin (16/3).
24 unit adalah 10 unit di Jakarta Pusat, 11 unit di Jakarta Selatan, 2 unit di Jakarta Barat, dan 1 unit di Jakarta Utara.
Untuk menjalankan program bedah rumah ini, Pemprov DKI berkerja sama dengan berbagai pihak seperti Baznas (Bazis), BUMD, BUMN, hingga sekotr swasta.
Baca Juga: Meningkat Dibanding Tahun Lalu, Pelanggan MRT Jakarta Capai 135.117 Orang di 2 Hari Lebaran 2026
Dengan demikian, hunian dari program ini bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di berbagai wilayah ibu kota.
Jakarta terus memastikan setiap warganya punya tempat tinggal yang layak, sekaligus mendorong kualitas hidup yang lebih baik.***
Share this article
Program bedah rumah ini juga bertujuan untuk meningkatakan kualitas hunian masyarakat yang kurang mampu.