AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi Jakarta terus mempercepat pembenahan Jakarta International Stadium (JIS) agar siap menjadi pusat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta pada Juni 2026.
Gubernur Pramono Anung Wibowo menegaskan, stadion ini akan disiapkan secara maksimal, baik dari sisi infrastruktur, kualitas lapangan, hingga konektivitas transportasi.
Salah satu fokus utama pembenahan adalah kualitas rumput stadion yang selama ini kerap menjadi sorotan.
Pramono secara tegas meminta pengelola, termasuk Jakpro Group, untuk memastikan standar lapangan memenuhi syarat pertandingan profesional.
“Tidak boleh ada toleransi lagi. Rumput harus siap dan sesuai standar,” tegas Pramono Anung, dilansir dari akun Instagram pribadinya.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan penanaman rumput baru seluas 3,2 hektare.
Proses ini mencakup tahap nursery hingga pemindahan ke lapangan utama, dengan target uji coba pada Agustus–September 2026.
Menariknya, sistem perawatan lapangan kini dirancang lebih adaptif terhadap jadwal acara.
Dalam skema baru, rumput stadion dapat dipulihkan dalam waktu 5–7 hari setelah digunakan untuk konser atau event besar.
Akses Transportasi Jadi Kunci
Selain pembenahan internal stadion, Pemprov DKI juga memprioritaskan peningkatan akses menuju JIS.
Salah satu proyek strategis adalah pembangunan stasiun KRL yang ditargetkan rampung pada Mei dan mulai beroperasi pada Juni 2026.
Kehadiran stasiun ini akan menjadi solusi atas masalah klasik akses menuju stadion yang selama ini sering dikeluhkan pengunjung, terutama di kawasan Jalan RE Martadinata.
Dengan kapasitas mencapai 82.000 penonton, integrasi dengan KRL dinilai sangat krusial untuk mengurai kemacetan dan memperlancar arus keluar-masuk penonton.
Menuju Stadion Bertaraf Internasional
Penguatan akses transportasi ini juga menjadi bagian dari upaya memenuhi standar internasional, termasuk persyaratan dari FIFA.
Hal ini membuka peluang bagi JIS untuk menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga dan hiburan kelas dunia.
Tak hanya itu, kawasan JIS juga akan dikembangkan sebagai pusat Transit Oriented Development (TOD).
Integrasi dengan layanan Transjakarta, jembatan penyeberangan orang (JPO) sepanjang 466 meter menuju Ancol, hingga koneksi langsung ke KRL menjadi bagian dari strategi tersebut.
Ruang Publik Multifungsi
Pramono optimistis JIS akan menjadi lebih dari sekadar stadion. Ia menargetkan JIS sebagai ruang publik inklusif yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari olahraga hingga ekonomi kreatif.
“Saya meyakini masa depan Jakarta ada di kawasan ini,” ujarnya.
Dengan pembenahan menyeluruh yang tengah dikebut, JIS diharapkan benar-benar siap menjadi ikon kebanggaan baru Jakarta sekaligus kado spesial di HUT ke-499.***

Share this article
Pemprov Jakarta mengebut pembenahan JIS untuk HUT ke-499 pada Juni 2026. Fokusnya meliputi standar rumput profesional, akses stasiun KRL, dan integrasi TOD agar JIS siap menjadi ikon ruang publik.