AYOJAKARTA.COM - Program khitan massal yang digelar PAM Jaya bersama Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta mencatatkan capaian membanggakan.
Kegiatan sosial yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta itu berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah diikuti sebanyak 2.445 anak, melampaui target awal sebanyak 2.000 peserta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang hadir menutup rangkaian kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dalam pelaksanaan khitan massal ini.
"Acara khitanan massal ini sebenarnya targetnya adalah 2.000, tetapi laporan terakhir jumlahnya menjadi 2.445. Sehingga dengan demikian ini memecahkan rekor khitanan massal yang diadakan dalam satu periode waktu," ujar Pramono.

Bahkan, Pramono berharap program ini tetap bisa berlanjut pada tahun depan.
Ia pun meminta agar program khitan massal untuk tahun mulai disiapkan dari sekarang.
"Mudah-mudahan dalam rangka menyambut 5 abad kita bisa 5.000 khitanan massal," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial PAM Jaya kepada masyarakat.
Khitan massal ini, kata Arief, sudah dilakukan untuk keempat kalinya dan berkolaborasi bersama Tim Penggerak PKK.

"Saya sempat dichallenge sama Bu Gubernur untuk ditambah jadi 1.000 dan dichallenge lagi tahun ini insyaallah tadi laporan dari panitia sudah tembus di 2.000 anak," ungkap Arief.
Selain khitan massal, PAM Jaya juga telah membagikan 5.000 toren kepada masyarakat pada tahun 2026.
Pembagian toren tersebut dilakukan untuk memperkuat pasokan air yang dibutuhkan masyarakat.
Ia berharap, kontribusi PAM Jaya dalam menyediakan dan memberikan layanan air bersih kepada masyarakat Jakarta ke depan bisa semakin optimal.***
Share this article
Gubernur DKI Pramono Anung yang hadir menutup rangkaian kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dalam pelaksanaan khitan massal ini.