AYOJAKARTA.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha, terkadang umat Islam merasa bingung mana yang lebih baik didahulukan antara kurban dan aqiqah jika uang dimilikinya hanya cukup untuk menunaikan salah satunya.
Kurban pada Idul Adha dan aqiqah merupakan dua ibadah yang memiliki beberapa kesamaan, salah satunya adalah sama-sama dilakukan dengan menyembelih hewan.
Ketika ada seorang muslim yang hanya memiliki uang misalnya Rp 3 juta pada saat Idul Adha, itu artinya ia hanya bisa membeli 1 ekor kambing saja. Kadang kala seseorang bingung mana yang lebih baik dilakukan terlebih dahulu diantara kurban dan aqiqah.
Dilansir kanal YouTube Ustaz Abdul Somad Official, 15 Juni 2023, dijelaskan bahwa aqiqah diri sendiri merupakan tanggung jawab dari ayah.
Baca Juga: TERLENGKAP! Berikut Rincian Daftar Harga Hewan Kurban 2023 Terbaru, Bisa Beli dari Sekarang
Sedangkan kurban untuk diri sendiri merupakan tanggung jawab kita sendiri. Jadi jika bingung antara berkurban untuk diri sendiri atau aqiqah diri sendiri maka Ustaz Abdul Somad menjawab agar melakukan kurban untuk diri sendiri.
“Aqiqah saya itu tanggung jawab ayah saya. Sedangkan kurban, tanggung jawab saya terhadap diri saya,” kata Ustaz Abdul Somad.
Dengan demikian jika ada seseorang yang belum berkurban dengan alasan bahwa dirinya belum diaqiqah itu maka tidak benar.
Berbeda halnya jika bingung antara kurban untuk dirinya sendiri atau aqiqah untuk anak.
Baca Juga: Tanpa Saus Kacang, Resep Sate Kambing Dijamin Lezat, Gurih, Manis untuk Sajian Idul Adha
“Sekarang kalau saya punya uang Rp 3 juta lalu kemudian mana yang lebih saya dulukan, berkurban untuk diri saya atau mengaqiqahkan anak saya? Maka saya laksanakan aqiqah, karena aqiqah itu waktunya hanya terbatas,” ujar Ustaz Abdul Somad.
Ustaz Abdul Somad menyampaikan jika kebetulan hari aqiqah anak berdekatan dengan Hari Raya Idul Adha maka ketika menyembelih dengan niat aqiqah maka juga bisa dihitung sebagai kurban.
“Kalau kebetulan mendekati bulan Idul Adha, bertepatan antara hari aqiqah anak dengan Hari Raya Kurban maka saya sembelih aqiqah untuk anak saya, otomatis dapat kurban kalau kebetulan hari itu adalah hari aiqah,” kata Ustaz Abdul Somad.
Namun jika hari aqiqah tidak berdekatan dengan Idul Adha maka harus didahulukan aqiqah untuk anak terlebih dahulu.
Baca Juga: Orang yang Belum Aqiqah Tidak Boleh Berkurban? Begini Penjelasan Buya Yahya
Perlu diketahui, aqiqah dilaksanakan setelah 7 hari dari hari lahir, atau 14 hari setelah hari lahir atau 21 hari setelah hari lahir, selanjutnya bisa dilakukan kapan saja.
Begitulah penjelasan dari Ustaz Abdul Somad mengenai mana yang lebih baik dilaksanakan terlebih dahulu antara kurban dan aqiqah.

Share this article
Penjelasan dari Ustaz Abdul Somad mengenai mana yang lebih baik dilaksanakan terlebih dahulu antara kurban dan aqiqah.