975 Rumah Terpaksa BABS, Pemprov DKI Jakarta Hadirkan Solusi Ini

 Jakarta terus berjuang memberikan akses sanitasi yang layak untuk semua warganya melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Jakarta terus berjuang memberikan akses sanitasi yang layak untuk semua warganya melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

AYOJAKARTA.COM - Jakarta terus berjuang memberikan akses sanitasi yang layak untuk semua warganya melalui berbagai inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

Meskipun sudah banyak kemajuan, masih ada tantangan besar yang harus dihadapi karena ternyata masih ada 975 rumah tangga atau sekitar 0,04% warga Jakarta yang belum memiliki jamban dan terpaksa buang air besar sembarangan (BABS).

Selain itu, sebanyak 6,62% warga masih menggunakan jamban tanpa septic tank yang memadai, sehingga limbah langsung terbuang ke sungai atau saluran air.

Baca Juga: Siap-siap! BPNT Rp600.000 Mulai Cair Agustus 2025, Begini Cara Cek Status Kamu

Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa menyebarkan penyakit seperti diare, infeksi cacing, bahkan virus E.Coli yang bisa menyebabkan stunting pada anak-anak.

Untungnya, sebagian besar warga Jakarta yaitu 93,34% sudah memiliki sanitasi layak dengan jamban dan septic tank yang memenuhi standar kesehatan.

Pemprov DKI Jakarta tidak tinggal diam menghadapi masalah ini dan menghadirkan solusi inovatif berupa septic tank komunal terintegrasi teknologi biogas yang telah dibangun di Rusunami Bidara Cina, Jakarta Timur.

Fasilitas canggih ini bisa melayani 688 kepala keluarga atau sekitar 2.064 jiwa, dan yang menarik adalah tidak hanya menyelesaikan masalah sanitasi tapi juga menghasilkan energi alternatif yang bermanfaat.

Sistem ini bekerja dengan cara mengumpulkan limbah dari toilet warga rusun, kemudian limbah tersebut mengalir dan tertampung ke dalam bak inlet biogas untuk difermentasi secara alami selama 14-30 hari.

Baca Juga: Bukti Kota Ramah Anak, Jakarta Sabet PROVILA 2025: Dari Forum Anak hingga RPTRA

Hasil fermentasi ini kemudian bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti rice cooker biogas, kompor biogas, dan lampu biogas, serta menghasilkan pupuk padat dan cair biogas yang berguna untuk masyarakat sekitar.

Program sanitasi layak ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tapi juga membutuhkan kolaborasi aktif dari masyarakat dan sektor swasta untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Warga diharapkan berperan aktif dalam pengelolaan air limbah yang layak di sekitar rumah dan lingkungannya, seperti memastikan septic tank sesuai standar dan tidak membuang limbah sembarangan.

Bagi yang belum memiliki akses sanitasi memadai, pemerintah siap membantu dengan menghubungkan mereka ke Perumda PAL Jaya untuk pembangunan infrastruktur sanitasi yang layak dan aman.

Dengan kerja sama semua pihak, Jakarta optimis bisa mewujudkan target 100% akses sanitasi layak dan aman, sehingga tidak ada lagi warga yang harus buang air besar sembarangan.

Mari bersama-sama menjaga lingkungan yang bersih dan sehat dengan mendukung program sanitasi layak ini demi masa depan Jakarta yang lebih baik.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jakarta
# BABS
# Limbah

News Update

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.