CEK FAKTA: Jadi Ancaman Negara, Ferdy Sambo Simpan Uang Cash Sebesar 155 Triliun Agar Lolos Hukuman Mati

CEK FAKTA: Jadi Ancaman Negara, Ferdy Sambo Simpan Uang Cash Sebesar 155 Triliun Agar Lolos Hukuman Mati
CEK FAKTA: Jadi Ancaman Negara, Ferdy Sambo Simpan Uang Cash Sebesar 155 Triliun Agar Lolos Hukuman Mati

AYOJAKARTA.COM – Sebuah kabar mengejutkan datang tentang transaksi uang 155 triliun yang disebut berkaitan dengan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

Tak hanya itu saja, kini sebuah isu juga beredar tentang uang 155 triliun tersebut yang ternyata digunakan oleh Ferdy Sambo untuk bisa lolos dari hukuman.

Kabar ini datang dari sebuah unggahan video di kanal Warta Informasi pada Kamis (9/2/2023).

Melalui unggahan tersebut, sebuah klaim dibagikan tentang penemuan uang 155 triliun yang disebut sebagai syarat Ferdy Sambo lolos dari hukuman akibat kasus pembunuhan Brigadir J.

Pada thumbnail video, diperlihatkan ilustrasi anggota kepolisian yang menemukan sebuah kotak berisi uang.

Baca Juga: Bingung Mau Liburan Kemana Saat Valentine? Berikut Rekomendasi Destinasi Wisata yang Bisa Kamu Kunjungi

Tak hanya itu saja, tulisan pada thumbnail video juga menjelaskan penemuan tersebut sebagai berikut:

155 TRILIUN DITEMUKAN DIGUNAKAN AGAR LOLOS HUKUMAN MATI

Sementara itu, judul video tersebut juga menarasikan hal yang serupa dan berkaitan dengan thumbnail video:

J∆di anc∆man negara || S∆mb0 simp∆n uang c∆sh sebes∆r 155 Triliun?

Lalu, benarkah informasi yang disampaikan pada unggahan video tersebut? Cek faktanya!

Cek Fakta

Berdasarkan penelusuran dan pengamatan lebih lanjut, ternyata apa yang tertulis pada thumbnail video tidak sesuai dengan narasi di dalam isi video.

Narasi video tersebut memang membahas mengenai dugaan uang sebesar 155 triliun yang berhubungan dengan Ferdy Sambo.

Baca Juga: Aktor Varrel Bramasta Dipastikan Nyaleg Pada Pemilu 2024, Sudah Ada Gerakan Nyatanya?

Hal ini disampaikan oleh Kamaruddin Simanjuntak ketika datang sebagai narasumber di kanal YouTube Uya Kuya.

Ia mengatakan bahwa ada dugaan transaksi dalam judi online yang melibatkan Ferdy Sambo dengan nominal uang mencapai 155 triliun.

Akan tetapi, tidak ada bukti atau klaim jelas yang mengatakan bahwa uang 155 triliun tersebut menjadi sebuah uang ‘sogokan’ agar Ferdy Sambo tidak dihukum mati.

Seperti yang telah diketahui, Kamaruddin Simanjuntak memang selama ini selalu mengungkapkan klaim kontroversional yang memang belum terlihat pembuktiannya.

Termasuk keberadaan transaksi sejumlah 155 triliun di sektor judi online yang disebut-sebut menjadi ancaman bagi negara.

Baca Juga: Menerawang Misteri Buku Hitam Ferdy Sambo, Berisi Catatan Kelam Mantan Kadiv Propam dan Api di dalam Sekam?

Kesimpulan

Berdasarkan fakta yang ada, maka informasi yang disampaikan melalui unggahan video tersebut termasuk dalam missleading information.

Klaim tentang keberadaan 155 triliun sebenarnya hanya opini dari Kamaruddin Simanjuntak yang diucapkan tanpa bukti yang jelas.

Sementara itu, kanal YouTube Warta Informasi mengubah klaim tersebut sebagai sebuah fakta yang dikaitkan dengan kasus Ferdy Sambo.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# 155 triliun
# uang cash
# Brigadir J
# Kamaruddin Simanjuntak
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.