AYOJAKARTA.COM – LPSK atau Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban angkat bicara jelang sidang vonis dari Richard Eliezer. Babak akhir kasus pembunuhan Brigadir J semakin tampak di depan mata saat pekan depan adalah sidang vonis bagi Ferdy Sambo Cs.
Sidang vonis untuk Richard Eliezer direncanakan akan berlangsung pada 15 Februari 2023 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Hingga membuat publik bertanya bagaimana kondisi dari sang Justice Collaborator saat ini.
Dikutip melalui video yang baru diunggah kemarin, 6 Februari 2023 di kanal Youtube Kompas TV, terungkap bagaimana kondisi terbaru dari Richard Eliezer.
Baca Juga: Mantap! Tawarkan Pinjaman Sampai Rp500 Juta, Kur BRI 2023 Siap Dukung UMKM Indonesia, Ini Syarat dan Ketentuan
Edwin Partogi, wakil ketua LPSK mengungkapkan kondisi terbaru dari Richard ELiezer yang mendekam di Rumah Tahanan atau Rutan jelang sidang vonisnya.
Saat ditanya mengenai kabar terbaru dari sang Justice Collaborator, Edwin Partogi mengungkapkan kondisi terbaru sejak sidang pembacaan duplik.
“Ya dia bisa dibilang tertekan, dan sulit tidur saya kira. Saat saya menjenguknya kala di ruang tahanan Pengadilan Negeri jakarta Selatan, ia tengah tertidur,” terang Edwin Partogi.
Edwin Partogi menjelaskan bahwa sejak awal menjadi Justice Collaborator hingga saat ini, keamanan dan kenyaman Richard Eliezer atau akrab disebut Icad diutamakan. Selama di Rumah Tahanan atau Rutan, keamanan 24 jam selalu terjaga.
Baca Juga: Biasa Bermusuhan, Kelakar Tawa Ronny Talapessy Dengar Protes Febri Diansyah: Lagian Pertanyaan Bang Hotman ...
“Disediakan keamanan yang mengawal dan menjaga keamanan dari RIchard ELiezer yang disediakan LPSK,” jelas sang wakil ketua LPSK.
Edwin juga menambahkan, bahwa terkait jumlah pengawal yang menjaga Eliezer tidak bisa disebutkan karena alasan keamanan sang Justice Collaborator tersebut.
Selama ini juga, banyak yang bertanya terkait kabar makanan dari Richard Eliezer yang disediakan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban tersebut apakah benar?
“Kabar tersebut benar. Richard memang memiliki jatah makan dari Rutan, tetapi kami menyediakan makanan. Sehingga keamanan makanannya juga terjaga selama ditahan,” jelas Edwin Partogi.
Selain itu, LPSK juga menyiapkan pendampingan selama Richard Eliezer menjadi Justice Collaborator hingga jelang sidang vonisnya.
Baca Juga: Puasa Ramadan Sebentar Lagi! Ketahui Hal-Hal yang Merusak Puasa Seperti Dijelaskan Ustaz Adi Hidayat Ini
“Pendampingan dan pemeriksaan kesehatan baik fisik maupun psikis serta rohani juga kami perhatikan. Kami memanggilkan rohaniawan untuk Eleiezer,” kata Edwin.
Edwin Partogi juga memuji sikap Richard Eliezer saat ini, dimana ia tetap tenang dan dewasa meskipun telah mendengar tuntutan.
“Meskipun sudah dipukul secara psikologis dengan tuntutan, dia tetap tenang, dan dewasa ya, tidak menunjukkan reaksi berlebihan,” tutup Edwin.
Edwin Partogi berharap bahwa Richard Eliezer akan mendapatkan putusan yang terbaik dari Majelis Hakim yang bertugas menjatuhkan vonis pada 15 Februari 2023 mendatang.***

Share this article
Saat ditanya mengenai kabar terbaru dari sang Justice Collaborator, Edwin Partogi mengungkapkan kondisi terbaru sejak sidang duplik.