Akhiri Duplik Richard Eliezer, Ronny Talapessy : Banyak Yang Salah Jalan Tetapi Tenang karena Banyak Temannya

JPU menuntut klien Ronny Talapessy itu dengan tuntutan hukuman 12 tahun penjara.
JPU menuntut klien Ronny Talapessy itu dengan tuntutan hukuman 12 tahun penjara.

AYOJAKARTA.COM - Sidang duplik terdakwa Bharada Eliezer telah dilaksanakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari kamis ( 02/02/23 ).

Sebelum mengakhiri duplik, Ronny Talapessy mengutip pesan luhur dari tokoh penegak keadilan yaitu Mantan Jaksa Agung Republik Indonesia Bapak Baharuddin Lopa.

“ Banyak yang salah jalan tapi merasa tenang karena banyak teman yang sama-sama salah, beranilah menjadi benar meskipun sendirian “ Pesan yang disampaikan oleh Bapak Baharuddin Lopa dikutip dari Youtube KompasTv ( 02/02/23 ).

Baca Juga: Instagrameble! 8 Rekomendasi Tempat untuk Menikmati Valentine di Jakarta Bareng Pasangan

Disini jelas kita melihat jika Penasehat hukum Bharada Eliezer ini mengutip pesan menohok untuk menegaskan jika ada seseorang yang bersalah namun merasa tenang karena banyak temannya juga yang salah kemudian sosok Bharada Eliezer menggambarkan orang yang benar tidak masalah walaupun sendirian.

Penasehat Hukum juga menyampaikan permohonan maaf dalam duplik yang menyinggung isi pledoi yang diutarakan oleh Bharada Eliezer yang semata-mata nota pembelaan tersebut berisi curahan hati yang terdalam hingga menanyakan apakah kejujuran dibalas dengan 12 tahun penjara. Oleh karena itu Penasehat Hukum menjelaskan bahwa Bharada Eliezer merupakan Polisi yang berpangkat paling rendah.

Sebelumnya JPU memberikan tuntutan 12 tahun penjara kepada Bharada Eliezer dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir Yosua Hutabarat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Provinsi DKI Jakarta Jumat 3 Februari 2023, BMKG: 3 Wilayah Ini Potensi Hujan Kilat dan Angin

Hal ini memberikan banyak komentar dari berbagai pihak pasalnya ketiga terdakwa lainnya yaitu Putri Candrawati, Kuat Maruf dan Ricky Rizal hanya mendapatkan tuntutan selama 8 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.

Bharada Eliezer Pudhiang Lumiu atau Bharada E menjadi terdakwa karena terbukti menjadi eksekutor dalam pembunuhan teman sekamarnya yaitu Novriansyah Yousa Hutabarat.

Bharada Eliezer yang tak mengetahui skenario yang dilakukan oleh mantan majikannya itu yaitu Ferdy Sambo membuka kesaksiannya dengan jujur sehingga kasus yang awalnya adalah tembak menembak menjadi terang sebagai kasus pembunuhan berencana.

Baca Juga: Road to Ramadan 2023: 10 Istilah di Bulan Puasa dalam Bahasa Inggris!

Status sebagai Justice Collaborator yang dimiliki Bharada Eliezer juga tak dihiraukan oleh Jaksa Penuntut Umum yang disampaikan saat replik yang menolak pledoi Bharada Eliezer

Dengan penuh penyesalan dan rasa bersalah, Bharada Eliezer selalu mengungkapkan kata maafnya termasuk dalam pledoi yang Ia bacakan minggu lalu.

Selain mengharapkan untuk dapat diberikan tuntutan yang seadil-adilnya, Penasehat Hukum juga menginginkan majelis hakim untuk menolak replik yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum pada hari Rabu tanggal 31 Januari 2023 dan mengabulkan nota pembelaan atau pledoi dari Bharada Eliezer.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# duplik
# Richard Eliezer
# Ronny Talapessy

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.