Green Komet akan Terlihat Hari Ini 1 Februari 2023, Pakai Alat Ini untuk Bisa Lihat Jelas

Ilustrasi, green komet atau komet hijau akan terlihat pada hari ini, Rabu, 1 Februari 2023.
Ilustrasi, green komet atau komet hijau akan terlihat pada hari ini, Rabu, 1 Februari 2023.

AYOJAKARTA.COM - Green komet atau komet hijau akan terlihat pada hari ini, Rabu, 1 Februari 2023.

Komet, adalah benda angkasa yang ditemukan kurang dari setahun yang lalu.

Sebuah komet melewat ke arah Bumi setelah 50 ribu tahun.

Baca Juga: Nasib Kuat Maruf dan Ricky Rizal Ditentukan 2 Minggu Lagi: Hakim Bacakan Vonis 14 Februari

Benda angkasa itu ditemukan kurang dari setahun yang lalu, komet hijau yang tidak berbahaya ini sudah terlihat di langit malam utara dengan teropong dan teleskop kecil.

Diberitakan Republika, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyatakan, meteor ini terakhir berkunjung pada zaman Neanderthal. Kini dia akan datang dalam jarak 42 juta kilometer dari Bumi pada Rabu, 1 Februari 2023, sebelum melaju lagi dan tidak mungkin kembali selama jutaan tahun.

Komet akan meluncur antara orbit Bumi dan Mars dengan kecepatan relatif 128.500 mph. Intinya diperkirakan sekitar 1,6 kilometer, dengan ekornya memanjang jutaan kilometer.

Baca Juga: Dikenal Bulan Penuh Cinta, Begini Sifat dan Karakter Unik Orang yang Lahir di Bulan Februari

Komet tersebut diperkirakan tidak akan seterang Neowise pada 2020 atau Hale-Bopp dan Hyakutake pada pertengahan hingga akhir 1990-an. Namun komet itu akan cerah karena jaraknya yang dekat dengan Bumi.

"Memungkinkan para ilmuwan untuk melakukan lebih banyak eksperimen dan publik dapat melihat komet yang indah," kata astronom University of Hawaii Karen Meech.

Jika sebelumnya manusia harus menggunakan alat bantu untuk melihat komet itu, mungkin pada jarak terdekatnya dengan Bumi, dengan mata telanjang sudah bisa nampak di bagian sudut tergelap Northern Hemisphere. Pengamat langit di Belahan Northern Hemisphere harus menunggu sampai bulan depan untuk melihat sekilas.

Baca Juga: Kutipan Menyambut Bulan Februari yang Singkat dan Penuh Makna, Cocok Dibagikan di Postingan Media Sosial!

Komet tersebut diperkirakan akan cerah saat semakin dekat dan naik lebih tinggi di atas cakrawala hingga akhir Januari, paling baik dilihat pada dini hari. Pada 10 Februari, itu akan berada di dekat Mars.

Sementara banyak komet telah menghiasi langit selama setahun terakhir, komet ini mungkin tampak sedikit lebih besar. "Karena itu sedikit lebih terang dan datang sedikit lebih dekat ke orbit Bumi," kata ahli pelacak komet dan asteroid NASA Paul Choda.

Komet berwarna hijau ini karena semua karbon di awan gas yang mengelilingi nukleus. Benda ini ditemukan pada Maret lalu oleh para astronom menggunakan Zwicky Transient Facility atau kamera lapangan lebar di Caltech's Palomar Observatory. Fakta tersebut menjelaskan nama resminya yang rumit: comet C/2022 E3 (ZTF).

Baca Juga: Sebelum Beranjak ke Bioskop, Inilah 7 Judul Film Bioskop yang Dijadwalkan Akan Tayang pada Februari 2023

Para ilmuwan yakin dengan perhitungan orbit menempatkan ayunan terakhir komet melalui lingkungan planet tata surya pada 50 ribu tahun yang lalu. Namun, menurut Chodas, mereka tidak tahu seberapa dekat itu datang ke Bumi atau apakah itu bahkan terlihat oleh Neanderthal.

Tapi, ketika komet ini kembali, lebih sulit untuk menilai. Setiap kali komet mengitari matahari dan planet-planet, tarikan gravitasinya sedikit mengubah jalurnya. Kondisi ini menyebabkan perubahan arah yang besar seiring waktu. Kondisi lainnya adalah semburan debu dan gas mengalir dari komet saat memanas di dekat matahari.

"Kami tidak benar-benar tahu persis seberapa banyak mereka mendorong komet ini," kata direktur Pusat Studi Objek Dekat Bumi di Jet Propulsion Laboratory NASA di California itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Provinsi DKI Jakarta Rabu 1 Februari 2023, BMKG: Jaksel dan Jaktim Waspada Hujan dan Petir

Komet itu berasal dari Awan Oort jauh di luar Pluto. Surga beku bagi komet ini diyakini membentang lebih dari seperempat jalan menuju bintang berikutnya.

Meskipun komet ZTF berasal dari tata surya, manusia tidak dapat memastikan benda itu akan tetap berada angkasa selamanya. Jika dikeluarkan dari tata surya, komet ini tidak akan pernah kembali.

Jangan khawatir juga jika melewatkannya. “Dalam bisnis komet, tunggu saja yang berikutnya karena ada lusinan. Dan yang berikutnya mungkin lebih besar, mungkin lebih terang, mungkin lebih dekat," kata Chodas.*** (Republika)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# green komet
# komet hijau
# teleskop

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.