AYOJAKARTA.COM – Putri Candrawathi sebagai salah satu terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Yosua, berkali-kali berhasil terjebak oleh pertanyaan dari Hakim.
Sebelumnya Putri Candrawathi telah dibuat kebingungan ketika Hakim Anggota Morgan Simanjuntak menjebaknya dengan pertanyaan perihal sweater coklat yang ia kenakan sesaat sebelum Yosua tewas.
Sweater coklat milik Putri Candrawathi merupakan salah satu barang yang menjadi barang bukti tapi tiba-tiba saja hilang dari TKP.
Setelah itu Hakim menanyakan tentang dirinya yang mengundang lelaki ke tempat pribadinya di lantai 3 rumah Saguling.
Pada lantai 3 itu merupakan kamar pribadi milik Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Fakta ini diketahui Hakim melalui rekaman CCTV di rumah Saguling.
Awalnya Hakim mengetes kejujuran Putri dengan menanyakan kenapa dirinya dan Kuat Ma’ruf hanya berdua saja menuju tempat privasinya.
“Saya mau menanyakan kepada Saudara, ketika Saudara habis PCR ya, kan Saudara naik ke lantai 3 itu bersama dengan Kuat. Mengapa denga Kuat?” tanya Hakim Anggota.
Putri kemudian memberikan jawaban yang tidak benar. Ia menyangkal kalau dirinya mengajak Kuat untuk pergi kie lantai 3.
“Saya tidak tahu kenapa Kuat ikut dengan saya. Kuat juga sudah lama dengan saya,” jawab Putri Candrawathi.
“Iya, tapi kan masuk ke ruangan rumah saudara dan rumah saudara yang paling privasi di lantai 3,” tanya Hakim Anggota.
Karena merasa Hakim tidak percaya kepada jawabannya, maka Putri meminta Hakim untuk menanyakan langsung kepada Kuat.
“Ya mungkin ditanyakan kepada Kuat saja Yang Mulia,” jawab jawab Putri Candrawathi..
“Tidak, saya tanyanya kepada Saudara bukan sama Kuat,” ujar Hakim Anggota.
Putri Candrawathi menegaskan kembali bahwa diriya tidak memerintah kepada Kuat untuk mengikutinya tetapi Kuat sendiri yang berinisiatif untuk mengikutinya ke lantai 3.
Sesaat setelah Putri Candrawathi kekeh dengan jawabannya, Hakim memutar rekaman CCTV di lantai 1 rumah Saguling.
Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat Putri Candrawathi memanggil Kuat Ma’ruf untuk mengikutinya menaiki lift menuju ke lantai 3.
“Mohon izin Yang Mulia, saya sesungguhnya lupa apa yang saya lakukan saat itu dan waktu itu saya lupa saya naik sama Kuat Ma’ruf,” ujar Putri Candrawathi.
Putri yang awalnya bersikeras mengatakan bahwa tidak tahu kenapa Kuat mengikutinya ke lantai 3 menjadi kebingungan saat diperlihatkaan rekaman CCTV.
“Tidak ada tujuan apa-apa, karena saya juga lupa saya ngapain di situ,” kata Putri Candrawathi.
Putri Candrawathi mati kutu setelah melihat rekaman tersebut yang berkebalikan dengan pernyataannya, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV (16/1/2023).***

Share this article
Sweater coklat milik Putri Candrawathi merupakan salah satu barang yang menjadi barang bukti tapi tiba-tiba saja hilang dari TKP.