AYOJAKARTA.COM – Kabar perceraian antara Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika hingga kini masih diperbincangkan masyarakat.
Seperti yang diketahui, Anne Ratna Mustika melayangkan gugatan cerai pada Dedi Mulyadi pada 19 September lalu.
Anne Ratna Mustika yakin bercerai dengan Dedi Mulyadi lantaran ia menganggap sang suami tak memberinya nafkah dan melakukan KDRT psikologis.
Beberapa waktu lalu, masyarakat dikejutkan dengan pidato Anne Ratna Mustika yang diduga menyindir Dedi Mulyadi.
Dalam pidatonya, Anne Ratna Mustika menyinggung soal utang dana bagi hasil (DBH) yang merupakan warisan Dedi Mulyadi kala menjabat jadi bupati.
Akibat pidato yang disampaikan oleh Anne Ratna Mustika, banyak masyarakat yang bereaksi.
Seperti salah seorang netizen yang dengan berani menyindir Anne Ratna Mustika.
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram @rumpi_gosip, seorang wanita yang tidak diketahui namanya menyampaikan kekecewaannya terhadap Anne Ratna.
Dalam video, wanita tersebut menyampaikan jika ia belum lama ini menonton video di kanal YouTube milik pria yang akrab di sapa kang Dedi.
Kemudian, wanita tersebut mengatakan jika akhir-akhir ini ada kabar tidak baik yang terjadi pada kang Dedi.
Kabar tidak baik tersebut adalah mengenai perceraian.
Baca Juga: Mengejutkan! Putri Candrawathi Akui Dipaksa Buat Laporan Palsu Tentang Hal Ini oleh Ferdy Sambo
“Belum berapa lama ini teh saya sering banget nonton youtube channelnya Dedi Mulyadi, wes keren kang sangat menginspirasi pisan, kang Dedi ini teh mantan bupati Purwakarta sekarang menjadi anggota DPR RI, tapi ada berita yang kurang mengenakkan yang terjadi pada beliau akhir-akhir ini teh,” katanya.
“Kang Dedi teh sekarang sedang digugat cerai oleh istrinya, ambu Anne, yang merupakan bupati Purwakarta, pengganti beliau. Masalahnya ambu Anne teh membuka aib-aib mantan suami dan di pidatonya menyindir-nyindir masalah hutang. Tapi orang-orang mah taunya itu menyindir kang Dedi,” tambahnya.
Menurut wanita tersebut, sebagai seorang pejabat dan public figure Anne Ratna seharusnya bisa menjadi contoh bagi masyarakat.
Selain itu, wanita tersebut juga menyebut pidato Anne Ratna membuat bupati Purwakarta tersebut kurang berwibawa.
Baca Juga: Ditetapkan 5 Bulan Lalu, Kuat Ma'ruf Masih Bingung Kenapa Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J
“Ambu, ambu teh kan bupati, public figure, yang harusnya dicontoh oleh masyarakat terutama masyarakat kota Purwakarta. Sangat disayangkan sekali ambu berpidato seperti itu, kurang berwibawa menurut saya mah,” sebutnya.
“Kan akhirnya dikonfirmasi kan sama kang Dedi nya, dan orang yang menguruskan keuangan pada saat kang Dedi menjadi bupati, malu sendiri kan.” Lanjutnya.
Wanita tersebut kemudian menjelaskan jika sebaiknya antara urusan pribadi dan kedinasah tidak seharusnya dicampur oleh Anne Ratna.
Kemudian, wanita tersebut juga kembali mengingatkan agar Anne Ratna bisa menjadi contoh bagi masyarakat.
“Ambu Anne harusnya yah urusan pribadi urusan pribadi, urusan kedinasan urusan kedinasan, jangan dicampur adukan atuh. Kalo mau gugat cerai kan mah ke pengadilan agama, yaudah di pengadilan agama diobrolinnya dimediasinya,” jelasnya.
”Kalo misalnya tidak mencapai kesepakatan ya sudah cerai mah wajar. Kawin cerai kawin cerai udah biasa, yang tidak biasa itu masalahnya nih ambu Anne teh public figure dan pejabat. Jadi perlu menjadi contoh bagi masyarakatnya, begitu ambu,” tutupnya.***

Share this article
Dalam pidatonya, Anne Ratna Mustika menyinggung soal utang dana bagi hasil (DBH) yang merupakan warisan Dedi Mulyadi kala menjabat bupati.