AYOJAKARTA.COM – Anies Baswedan berpotensi tidak akan diusung untuk maju di Pilgub Jakarta 2024.
Seperti yang diketahui, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah memasangkan Anies Baswedan dengan salah satu kadernya yakni Sohibul Iman.
Anies Baswedan memang sudah mendapatkan dukungan untuk maju di Pilgub Jakarta dari PKB dan Partai NasDem, tetapi belum ada deklarasi dari keduanya.
Sehingga masih ada kemungkinan lain yang akan muncul dan bisa saja hanya PKS yang mengusung.
Politikus PKS yakni Pipin Sopian mengatakan saat ini pihaknya tengah berusaha agar kadernya bisa menjadi salah satu calon di Pilgub Jakarta 2024.
“PKS pada posisi saat ini ketika pemenang Pemilu di DKI Jakarta kami akan berikhtiar untuk menjadikan salah satu kader kami untuk maju sebagai cagub atau cawagub,” kata Pipin dikutip dari kanal YouTube TV One News pada Minggu (4/8/2024).
Mengenai pencalonan Anies, Pipin mengungkapkan pihaknya sudah memberikan dua pilihan untuk mantan gubernur Jakarta itu.
Jika Anies ingin maju menjadi calon gubernur maka harus bergabung dengan PKS atau memilih wakil dari PKS.
“Mas Anies pilihannya dua, sebagai cagub misalnya masuk ke PKS menjadi kader PKS atau yang kedua wakilnya dari PKS. Jadi itu opsi yang kami sampaikan dan untuk itu kami tugaskan kepada Mas Anies silahkan kalau mau dapat dukungan dari PKS wakilnya Sohibul Iman,” ungkapnya.
Pipin menerangkan jika Anies memilih Sohibul Iman sebagai wakil maka pihaknya akan berusaha memenuhi kekurangan kursi di Jakarta.
Selain itu, pihaknya juga akan mengupayakan yang terbaik agar Anies dan Sohibul Iman bisa berlayar.
“Ketika wakilnya Sohibul Iman ayo kita bareng-bareng kemudian penuhi tinggal empat kursi saja, kan ada 8 partai di DKI yang bisa menggenapkan lebih dari 22 kursi di Jakarta. Jadi saya kira tadi ikhtiar yang terbaik mencalonkan yang terbaik dari dua sosok yang ideal ini, Anies dan Sohibul Iman akan kami ikhtiarkan sampai pada titik mana secara rasional apakah ini bisa berlayar atau tidak,” tutupnya.

Share this article
Politikus PKS mengatakan saat ini pihaknya tengah berusaha agar kadernya bisa menjadi salah satu calon di Pilgub Jakarta 2024.