AYOJAKARTA.COM - Iptu Rudiana dan Dede Ruswanto merupakan dua orang yang kerap digadang-gadang sebagai saksi kunci kasus Vina Cirebon.
Baik itu Iptu Rudiana maupun Dede, keduanya dinilai sebagai orang yang memiliki peran penting agar kasus Vina Cirebon bisa terungkap secara terang-terangan.
Namun, keberadaan Iptu Rudiana dan Dede sebelumnya memang sangat sulit untuk ditemui.
Mereka pun tak kunjung muncul ke publik yang kemudian dianggap sebagai penyebab kasus Vina Cirebon belum juga menemukan titik terang.
Kini setelah Iptu Rudiana dan Dede sama-sama telah tampil ke hadapan publik, ternyata hal tersebut tidak serta merta langsung membuahkan hasil.
Kasus Vina Cirebon belum juga terungkap, apalagi saat diketahui pengakuan Iptu Rudiana dan Dede justru berbeda alias tidak berkesinambungan satu sama lain.
Sehingga pengakuan dari siapakah yang benar, kini menjadi pertanyaan besar bagi seluruh masyarakat yang mengikuti perkembangan kasus Vina Cirebon ini.
Baca Juga: Iptu Rudiana Bantah Siksa Terpidana Kasus Vina Saat Interogasi: Saya Tidak Ikut Campur
Lantas, pengakuan dari siapakah sebenarnya yang layak dianggap benar?
Pengakuan dari Iptu Rudiana ataukah Dede yang menggambarkan kasus Vina Cirebon yang sebenarnya?
Sebelumnya, seperti diketahui bahwa yang lebih dulu muncul ke publik adalah Dede.
Melalui podcast di Channel YouTube Dedi Mulyadi, Dede memberi pengakuan yang seolah menyudutkan Iptu Rudiana.
Dede mengaku jika keterangan yang ia sampaikan di BAP kasus Vina Cirebon tahun 2016 adalah tidak benar alias palsu.
Hal tersebut Dede lakukan atas arahan dari mantan rekan kerjanya, Aep dan juga Iptu Rudiana yang merupakan ayah korban sekaligus pelapor pertama kasus Vina Cirebon.
Dede bahkan telah menyesali perbuatannya dan bersedia jika dirinya harus dipenjara.
Ia bersedia menjalani hukuman seperti para terpidana kasus Vina Cirebon yang kini masih mendekam di penjara sekitar delapan tahun lamanya.
"Saya bersedia kalau saya harus dipenjara karena pengakuan saya yang seperti ini," kata Dede seperti dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Cumicumi pada Minggu, 4 Agustus 2024.
"Sekarang saya sangat menyesal dan merasa bersalah (kepada para terpidana), saya ingin mereka bisa dibebaskan dan kemudian bisa menjalani kehidupan seperti saya kemarin," lanjutnya.
Selang beberapa waktu kemudian, Iptu Rudiana pun ikut muncul ke publik yang awalnya diwakili oleh tim kuasa hukumnya.
Baca Juga: NHM Tegaskan Integrasi ISO SML dengan SMK3, demi Standar Terbaik Keselamatan dan Lingkungan
Iptu Rudiana membantah dan menyebut pengakuan Dede itu sebagai fitnah yang dituduhkan terhadapnya.
Kini secara pribadi pun Iptu Rudiana juga mengatakan hal yang serupa.
Ia sama sekali tidak membenarkan pengakuan Dede yang menyebut bahwa dirinya lah yang memberi arahan kepada Dede atau pihak tertentu untuk memberikan keterangan di BAP.
Bahkan pertemuannya dengan Dede ataupun Aep pun diakuinya terjadi secara tidak sengaja.
Pertemuan mereka terjadi saat Iptu Rudiana berusaha mencari informasi tentang penyebab kematian putranya, Eky yang ia duga bukan karena kecelakaan biasa.
"Setelah saya datang ke sekitar daerah di depan SMP 11 (untuk mencari penyebab kematian Eky anak saya), saya bertemu dengan saudara A dan D," ucap Iptu Rudiana.
"Saat itulah kemudian mereka menyampaikan kalau melihat kejadian (kasus Vina Cirebon) tanggal 27 Agustus 2016. Saat itulah sebagai orang tua saya memiliki keinginan untuk lebih mencari tahu," pungkasnya.

Share this article
Setelah Iptu Rudiana dan Dede sama-sama telah tampil ke hadapan publik, ternyata hal tersebut tidak serta merta langsung membuahkan hasil.