Beda Pengakuan Iptu Rudiana dan Dede Soal Keterangan di BAP Kasus Vina Cirebon Tahun 2016, Mana yang Benar?

Setelah Iptu Rudiana dan Dede sama-sama muncul ke publik, ternyata hal tersebut tidak serta merta membuahkan hasil. Kasus Vina Cirebon belum juga terungkap apalagi saat diketahui pengakuan Iptu Rudiana dan Dede justru berbeda alias tidak berkesinambungan satu sama lain.
Setelah Iptu Rudiana dan Dede sama-sama muncul ke publik, ternyata hal tersebut tidak serta merta membuahkan hasil. Kasus Vina Cirebon belum juga terungkap apalagi saat diketahui pengakuan Iptu Rudiana dan Dede justru berbeda alias tidak berkesinambungan satu sama lain.

AYOJAKARTA.COM - Iptu Rudiana dan Dede Ruswanto merupakan dua orang yang kerap digadang-gadang sebagai saksi kunci kasus Vina Cirebon.

Baik itu Iptu Rudiana maupun Dede, keduanya dinilai sebagai orang yang memiliki peran penting agar kasus Vina Cirebon bisa terungkap secara terang-terangan.

Namun, keberadaan Iptu Rudiana dan Dede sebelumnya memang sangat sulit untuk ditemui.

Mereka pun tak kunjung muncul ke publik yang kemudian dianggap sebagai penyebab kasus Vina Cirebon belum juga menemukan titik terang.

Kini setelah Iptu Rudiana dan Dede sama-sama telah tampil ke hadapan publik, ternyata hal tersebut tidak serta merta langsung membuahkan hasil.

Kasus Vina Cirebon belum juga terungkap, apalagi saat diketahui pengakuan Iptu Rudiana dan Dede justru berbeda alias tidak berkesinambungan satu sama lain.

Sehingga pengakuan dari siapakah yang benar, kini menjadi pertanyaan besar bagi seluruh masyarakat yang mengikuti perkembangan kasus Vina Cirebon ini.

Baca Juga: Iptu Rudiana Bantah Siksa Terpidana Kasus Vina Saat Interogasi: Saya Tidak Ikut Campur

Lantas, pengakuan dari siapakah sebenarnya yang layak dianggap benar?

Pengakuan dari Iptu Rudiana ataukah Dede yang menggambarkan kasus Vina Cirebon yang sebenarnya?

Sebelumnya, seperti diketahui bahwa yang lebih dulu muncul ke publik adalah Dede.

Melalui podcast di Channel YouTube Dedi Mulyadi, Dede memberi pengakuan yang seolah menyudutkan Iptu Rudiana.

Dede mengaku jika keterangan yang ia sampaikan di BAP kasus Vina Cirebon tahun 2016 adalah tidak benar alias palsu.

Hal tersebut Dede lakukan atas arahan dari mantan rekan kerjanya, Aep dan juga Iptu Rudiana yang merupakan ayah korban sekaligus pelapor pertama kasus Vina Cirebon.

Dede bahkan telah menyesali perbuatannya dan bersedia jika dirinya harus dipenjara.

Ia bersedia menjalani hukuman seperti para terpidana kasus Vina Cirebon yang kini masih mendekam di penjara sekitar delapan tahun lamanya.

"Saya bersedia kalau saya harus dipenjara karena pengakuan saya yang seperti ini," kata Dede seperti dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Cumicumi pada Minggu, 4 Agustus 2024.

"Sekarang saya sangat menyesal dan merasa bersalah (kepada para terpidana), saya ingin mereka bisa dibebaskan dan kemudian bisa menjalani kehidupan seperti saya kemarin," lanjutnya.

Selang beberapa waktu kemudian, Iptu Rudiana pun ikut muncul ke publik yang awalnya diwakili oleh tim kuasa hukumnya.

Baca Juga: NHM Tegaskan Integrasi ISO SML dengan SMK3, demi Standar Terbaik Keselamatan dan Lingkungan

Iptu Rudiana membantah dan menyebut pengakuan Dede itu sebagai fitnah yang dituduhkan terhadapnya.

Kini secara pribadi pun Iptu Rudiana juga mengatakan hal yang serupa.

Ia sama sekali tidak membenarkan pengakuan Dede yang menyebut bahwa dirinya lah yang memberi arahan kepada Dede atau pihak tertentu untuk memberikan keterangan di BAP.

Bahkan pertemuannya dengan Dede ataupun Aep pun diakuinya terjadi secara tidak sengaja.

Pertemuan mereka terjadi saat Iptu Rudiana berusaha mencari informasi tentang penyebab kematian putranya, Eky yang ia duga bukan karena kecelakaan biasa.

Baca Juga: Soroti Sidang PK Saka Tatal, Kuasa Hukum Pegi Setiawan Insank Nasruddin Miris Dengar Fakta yang Dibeberkan

"Setelah saya datang ke sekitar daerah di depan SMP 11 (untuk mencari penyebab kematian Eky anak saya), saya bertemu dengan saudara A dan D," ucap Iptu Rudiana.

"Saat itulah kemudian mereka menyampaikan kalau melihat kejadian (kasus Vina Cirebon) tanggal 27 Agustus 2016. Saat itulah sebagai orang tua saya memiliki keinginan untuk lebih mencari tahu," pungkasnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dede Ruswanto
# Iptu Rudiana
# kasus Vina Cirebon

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.