AYOJAKARTA.COM -- Ramai soal gerakan anak abah atau pendukung Anies Baswedan mau mencoblos 3 paslon sekaligus di Pilgub Jakarta 2024.
Hal tersebut muncul karena kekecewaan atas Anies Baswedan tidak maju dalam Pilgub Jakarta 2024.
Berbagai tanggapan muncul dari para tokoh politik. Salah satunya dari Jusuf Kalla, mantan wakil presiden Indonesia.
Berikut penjelasan Jusuf Kalla tentang tanggapan gerakan anak abah Anies Baswedan coblos 3 paslon di Pilgub Jakarta 2024 dikutip dari YouTube tvOneNews pada Rabu, 11 September 2024:
Jusuf Kalla memberikan tanggapan tentang gerakan coblos 3 paslon di Pilgub Jakarta 2024 oleh anak abah alias pendukung Anies Baswedan.
Menurutnya sebaiknya masyarakat bisa memilih pasangan calon yang terbaik di Pilgub Jakarta 2024 nanti.
Baca Juga: Gagal Maju Pilkada Jakarta 2024, Kemana Pendukung Anies Baswedan Akan Berlabuh? Ini Kata Pengamat
“Sebaiknya masyarakat memilih yang terbaik, lah,” ujar Jusuf Kalla tentang tanggapannya soal coblos 3 paslon sekaligus.
Jusuf Kalla mengatakan kalau soal coblos 3 paslon sekaligus di Pilgub Jakarta itu termasuk emosi.
Namun menurutnya adalah kalau orang-orang itu sudah mendengar gagasan dari para calon, nanti akan bisa memilih yang terbaik.
“Jangan emosi. Ada emosi pasti, lah, tapi saya kira kalau melihat bagaimana (paslon) memberikan wawasan-wawasan, gagasan-gagasan, orang akan memilih sendiri,” ujarnya.
Gerakan mencoblos 3 paslon (pasangan calon) sekaligus akan membuat hak pilih menjadi gugur karena tidak sah.
Gerakan mencoblos 3 paslon berarti apabila terdapat 3 paslon, maka mereka akan mencoblos ketiganya.
Sementara dalam pemilu atau pilgub hanya diperbolehkan untuk memilih satu paslon saja agar suara sah.
Jusuf Kalla mengatakan kalau munculnya gerakan coblos 3 paslon sekaligus ini sudah biasa dan tahap awal.
“Itu tahap awal, biasa lah,” akhirnya.***

Share this article
Jusuf Kalla memberikan tanggapan tentang gerakan coblos 3 paslon di Pilgub Jakarta 2024 oleh anak abah alias pendukung Anies Baswedan.