AYOJAKARTA.COM — Ridwan Kamil hadir dalam debat pertama Pilgub DKI Jakarta 2024.
Debat tersebut membahas berbagai topik, salah satunya mengenai ketimpangan gender yang masih terjadi di Jakarta. Ridwan Kamil menyebut bahwa terdapat kunci untuk mengatasi ketimpangan ini.
Menurut Ridwan Kamil, secara teori, sebuah kota biasanya aman bagi laki-laki dewasa, tetapi belum aman untuk perempuan dan anak-anak.
“Kota itu pada umumnya hanya aman untuk lelaki dewasa secara teori. Tidak aman untuk perempuan, belum aman untuk anak-anak, belum nyaman untuk lansia, dan tidak nyaman untuk disabilitas,” ujarnya, dikutip dari YouTube KOMPASTV, Selasa, 8 Oktober 2024.
Mantan Gubernur Jawa Barat tersebut menegaskan bahwa kunci untuk mengatasi ketimpangan gender adalah pendidikan.
“Ketimpangan gender ini kuncinya adalah pendidikan,” ujar Ridwan Kamil, yang akrab disapa RK atau Emil.
RK dan Suswono juga memiliki program kerja sama dengan DPRD untuk mengusahakan pendidikan gratis, tidak hanya di sekolah negeri, tetapi juga di sekolah swasta yang ditunjuk.
“Kita ada program bersama DPRD yang melakukan inisiatif, dukung sekolah gratis tidak hanya di negeri tetapi juga swasta yang ditunjuk,” jelasnya.
Selain itu, Emil menyampaikan bahwa ia dan Suswono memiliki program bernama "Sekolah Perempuan" yang ditujukan untuk para ibu-ibu, dan diselenggarakan di balai RW.
“Kita ada program namanya sekolah perempuan buat ibu-ibu. Sekolahnya di balai RW,” lanjutnya.
Baca Juga: Debat Pilgub Jakarta 2024: Terima Keluhan dari Gen Z, Ridwan Kamil-Suswono akan Gratiskan Hal Ini!
Kurikulum Sekolah Perempuan ini mencakup topik-topik seperti keharmonisan keluarga dan ekonomi keluarga.
“Kurikulumnya tentang ekonomi keluarga, keharmonisan keluarga, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Terkait dengan pekerjaan bagi ibu rumah tangga, RK mengusulkan program kredit tanpa bunga dan agunan, yang disebut Kredit Mesra, dengan syarat kelompok terdiri dari lima orang.
“Emak-emak yang butuh pekerjaan, kita ada kredit mesra tanpa bunga, tanpa agunan, dan cukup berlima. Kredit kelompok. Satu masalah, empat bertanggung jawab,” pungkasnya.***

Share this article
Ridwan Kamil menegaskan bahwa kunci untuk mengatasi ketimpangan gender di Jakarta adalah pendidikan.