AYOJAKARTA.COM - Tahukah kamu, pola konsumsi warga Jakarta ternyata mencapai rata-rata hampir Rp3 juta.
Data tersebut diperoleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional sebagai salah satu upaya untuk memperoleh gambaran keadaan kesejahteraan penduduk.
Dengan adanya data pola konsumsi warga Jakarta tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran pola pengeluaran konsumsi rumah tangga baik untuk pengeluaran makanan maupun non makanan.
Pola konsumsi warga Provinsi DKI Jakarta mengalami kenaikan sebesar 9,54 persen dari tahun 2022.
Kenaikan tersebut diduga dipicu beberapa faktor seperti meningkatnya pertumbuhan ekonomi, menurunnya tingkat pengangguran terbuka serta dampak dari program-program perlindungan sosial yang telah pemerintah jalankan dalam bentuk bantuan sosial ataupun subsidi sehingga dapat membantu meningkatkan pengeluaran per kapita bagi kelompok yang lebih rentan.
Namun penting diingat bahwa kenaikan pengeluaran per kapita bukan hanya tentang jumlah uang yang dihabiskan, tetapi juga mengenai kemampuan individu dan rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka termasuk makanan, perumahan, pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Sebanyak empat kota mengalami kenaikan dari tahun 2022 ke 2023 yakni Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
Kenaikan pola konsumsi tertinggi terjadi di Jakarta Timur yakni sebesar 13,49 persen.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Jadi Masalah Utama Jakarta, Pramono Anung Gagas Hunian Tingkat Multifungsi
Sedangkan dua kabupaten atau kota dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan yang terendah ada di Kabupaten Kepulauan Seribu dan Jakarta Pusat.
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di Kepulauan Seribu adalah Rp1.315.976 di tahun 2022 dan Rp1.315.101 di tahun 2023.
Sedangkan Jakarta Pusat terjadi sedikit kenaikan dari Rp2.071.301,- tahun 2022 dan 2023 meningkat menjadi sebesar Rp2.427.397,-.
Berikut gambaran pola konsumsi warga Jakarta tahun 2022 dan 2023.
Kepulauan Seribu tahun 2022 sebanyak Rp1.315.976, tahun 2023 sebanyak Rp1.315.101.
Jakarta Selatan tahun 2022 sebanyak Rp2.648.405, tahun 2023 sebanyak Rp2.743.643.
Jakarta Timur tahun 2022 sebanyak Rp2.175.584, tahun 2023 sebanyak Rp2.514.927.
Jakarta Pusat tahun 2022 sebanyak Rp2.071.303, tahun 2023 sebanyak Rp2.427.397.
Baca Juga: Bukan MRT! Ternyata Ini Jenis Transportasi Umum yang Paling Banyak Dipakai Oleh Warga DKI Jakarta
Jakarta Barat tahun 2022 sebanyak Rp2.776.298, tahun 2023 sebanyak Rp3.006.799.
Jakarta Utara tahun 2022 sebanyak Rp2.810.355, tahun 2023 sebanyak Rp3.182.429
DKI Jakarta tahun 2022 sebanyak Rp2.525.347, tahun 2023 sebanyak 2.791.716.
Salah satu ukuran keberhasilan ekonomi yang dapat menggambarkan tingkat kesejahteraan penduduk di suatu wilayah secara kuantitatif adalah tingkat pendapatan yang diterima rumah tangga.
Semakin tinggi tingkat pendapatan yang diterima suatu rumah tangga menunjukkan tingkat kesejahteraannya semakin meningkat begitu pula sebaliknya.
Semakin rendah tingkat pendapatan yang diterima sebuah rumah tangga menunjukkan tingkat kesejahteraannya yang semakin memburuk.***

Share this article
Inilah gambaran pola konsumsi warga Jakarta yang naik 9,54 persen, ada yang hampir Rp3 juga. Simak selengkapnya di sini.