AYOJAKARTA.COM – Setiap tahunnya, ada banyak kasus perceraian yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia termasuk Jakarta.
Angka kasus perceraian yang terjadi di Jakarta cukup banyak, bahkan mencapai belasan ribu dalam setahun.
Ada banyak penyebab mengapa banyak pasangan yang memilih mengakhiri hubungan rumah tangganya, mulai dari faktor ekonomi hingga perselisihan.
Perceraian ternyata membawa dampak buruk bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Ini karena perceraian dapat menghambat upaya bersama dalam mencapai TPB/SDGs yang tidak menginginkan seorangpun tertinggal dalam pencapaian 17 SDGs.
Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta telah mencatat jumlah kasus perceraian yang terjadi di Jakarta sepanjang 2023.
Dikutip ayojakarta.com dari jakarta.bps.go.id pada Kamis (24/10/2024), jumlah kasus perceraian di Jakarta fluktuatif dari tahun ke tahun.
Pada 2023, jumlah perceraian yang terjadi di Jakarta mencapai 14.909 kasus.
Baca Juga: Kun Wardana Ungkap Rasa Syukur Atas Hasil Survei Elektabilitas Pilgub Jakarta 2024, Ini Alasannya
Jika dibandingkan dua tahun sebelumnya, angka perceraian di Jakarta pada 2023 mengalami penurunan.
Pada 2023, jumlah perceraian di Jakarta mencapai 15.947 kasus dan tahun 2021 sebanyak 15.167 kasus.
Dari jumlah kasus di 2023, terdapat tiga faktor utama penyebab perceraian yang diantaranya adalah:
Baca Juga: Survei Elektabilitas Cagub-Cawagub Pilgub Jakarta 2024, Pramono Anung Optimis: Masih Ada Waktu
1. Perselisihan dan Pertengkaran Terus-menerus
Jumlah perceraian yang dilatarbelakangi perselisihan dan pertengkaran yang terjadi terus-menerus sebanyak 10.041 kasus.
2. Faktor Ekonomi
Ekonomi menjadi salah satu faktor perpisahan pasangan di Jakarta dengan total 2.492 kasus.
3. Karena Meninggalkan Salah Satu Pihak
Di Jakarta, perceraian akibat meninggalkan salah satu pihak masih terjadi dengan total 1.898 kasus.
Jika melihat data di atas, penyebab perceraian paling tinggi di Jakarta disebabkan karena adanya perselisihan yang terjadi secara terus-menerus.***

Share this article
Catat, inilah tiga penyebab utama perceraian di Jakarta menurut data BPS yang tembus hingga 14 ribu kasus.