AYOJAKARTA.COM – Menjadi salah satu aplikasi dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia, penggunaan WhatsApp kadang disalahgunakan.
Bukan lagi sekedar menjadi akses berkomunikasi, oleh sebagian kalangan WhatsApp justru dimanfaatkan untuk melakukan ujaran kebencian, ancaman bahkan hingga pemerasan.
Karena itu sebagai salah satu bentuk perlindungan terhadap setiap pengguna, WhatsApp menyediakan fitur khusus untuk dapat melakukan pembelaan atau proteksi diri.
Baca Juga: Sebut Indonesia Gelap Didanai Koruptor, Pernyataan Presiden Prabowo Tuai Polemik
Dengan mengetahui pemanfaatan fitur ini, setiap pengguna WhatsApp akan memiliki kekuatan yang lebih jelas jika berencana akan menempuh langkah hukum.
Salah satu aspek penting yang diperlukan dalam setiap proses penanganan hukum adalah kelengkapan bukti, baik berupa digital maupun bukti fisik:
Cara Proteksi Akun WhatsApp
Langkah pertama jika seorang mengalami peristiwa tidak menyenangkan yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp, adalah dengan menyimpan seluruh bukti.
Selain berisi pesan teks, bukti lain juga dapat diperoleh pengguna melalui rekaman isi percakapan suara maupun panggilan video.
Dengan fitur yang terdapat di hampir seluruh jenis smartphone, rekaman pada perangkat dapat dilakukan dengan mudah.
Langkah selanjutnya untuk melaporkan adanya potensi ancaman dari pengguna lain adalah dengan memanfaatkan fitur khusus yang tersedia pada aplikasi.
Melalui fitur pada aplikasi, pengguna perlu memberikan penjelasan terkait kondisi yang berupa ancaman atau peristiwa tidak menyenangkan yang sedang dialami.
Tanggapan umum yang menjadi prosedur standar bagi pengembang aplikasi adalah akan menghubungi pengguna.
Mengacu pada laporan tertulis dan penjelasan melalui percakapan, WhatsApp akan meminta bukti-bukti dari pengajuan tersebut.
Setelah pengguna WhatsApp yang merasa telah dirugikan memberikan seluruh informasi dan menerima tanggapan, pelapor dapat meminta dilakukan pemblokiran total.
Meski dapat dilakukan secara mandiri melalui fitur pada aplikasi, pembuatan laporan dengan melibatkan admin WhatsApp akan memiliki kekuatan lebih jelas.
Agar laporan bisa semakin menguatkan, pastikan bukti percakapan pesan atau rekaman suara maupun video benar-benar mengandung muatan ancaman.
Karena hal tersebut berguna untuk mengantisipasi penyalahgunaan laporan, maka Pengembang WhatsApp perlu memastikan tidak asal dalam memberi tanggapan.
Setelah seluruh informasi yang telah dinyatakan oleh pelapor sudah sesuai dengan ketentuan, WhatsApp akan menyimpannya sebagai bagian dari kebijakan.
Langkah terakhir yang perlu dilakukan jika pengguna WhatsApp mengalami ancaman atau tindakan tidak menyenangkan lainnya, adalah dengan Mencari Dukungan.
Kebanyakan Pelaku Kejahatan menjadikan rasa takut korban sebagai salah satu sumber kekuatan untuk bisa terus melakukan kendali.
Keberanian korban kejahatan dalam mencari bantuan atau dukungan dari pihak-pihak terpercaya dan speak up, akan membuat pelaku berpikir ulang. ***

Share this article
Menjadi salah satu aplikasi dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia, penggunaan WhatsApp kadang disalahgunakan