AYOJAKARTA.COM – Harta fantastis yang dimiliki oleh Rafael Alun Trisambodo diduga merupakan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang).
Dengan ditemukannya harta yang mencurigakan berjumlah besar tersebut Rafael Alun sempat dikabarkan akan kabur ke luar negeri untuk menghindari terjerat kasus TPPU.
KPK yang masih dalam pengusutan tidak bisa mencegah karena status Rafael Alun masih dalam penyelidikan.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (24/3/2023), Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur juga mengimbau agar Rafael Alun tidak melarikan diri.
“Kami juga menghimbau tidak lari atau kabur ke mana pun. Dihadapi saja prosesnya,” kata Asep Guntur.
Rafael Alun merupakan mantan pejabat pajak yang diketahui memiliki harta mencurigakan setelah anaknya Mario Dandy Satriyo terlibat kasus penganiayaan.
Penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terjadi pada 20 Februari 2023. Setelah itu publik gencar mencari tahu siapa sebenarnya Mario Dandy.
Baca Juga: Siap-siap THR PNS Cair 13 April 2023, Benarkah? Begini Penjelasan Menteri Keuangan Sri Mulyani
Ia kerap kali memamerkan harta kekayaan milik orang tuanya di sosial media, atas penyelidikan warganet ternyata harta yang dimiliki oleh Rafael Alun tidak semuanya dilaporkan pada LHPKN.
Dari sinilah ada domino effect yang berimbas kepada pejabat Kementerian Keuangan lainnya yang kedapatan flexing harta kekayaan kemudian diperiksa oleh KPK karena gaya hidupnya tidak sesuai dengan gaji yang diterima.
Mendengar kabar miring Rafael Alun akan kabur dari kasus harta mencurigakan ini, Asep Guntur yakin bahwa Rafael Alun akan bertanggung jawab.
“Tentunya saya yakin walau ada informasi dari rekan-rekan, saudara RAT (Rafael Alun Trisambodo) sebagai warga negara yang baik juga aparatur pemerintahan akan berani tertanggung jawab dan menghadapi proses ini,” kata Asep Guntur.
Di samping itu Wakil Ketua KPK merupakan teman satu angkatan saat menempuh pendidikan di STAN. Semula hal ini membuat kekhawatiran publik bahwa penyelidikan tidak bisa berjalan adil.
Menurut Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri tidak ada hubungan kekerabatan atau hubungan sesama alumni suatu pendidikan sering terjadi antara pegawai KPK dengan yang diperiksa.
Namun Ali Fikri megaskan bahwa KPK selalu bekerja dengan profesional sesuai dengan sistem dan aturan yang sudah ditentukan.
Baca Juga: Materi Ceramah Tarawih Ramadan Malam Ini, 4 Hikmah Syariat Puasa Wajib Sebulan Penuh
“Kami pastikan penyelesaian setiap kasus di KPK itu dilakukan secara profesional ya artinya ada sistem yang sudah terukur di KPK,” kata Ali Fikri.***

Share this article
Rafael Alun disebut kabur ke luar negeri, apakah benar? Hal ini berhembus pasca Rafael tertangkap basah punya harta mencurigakan.