STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Dianggap Bodong, Kapan Berlakunya?

- Minggu, 31 Juli 2022 | 20:15 WIB
STNK mati dua tahun kendaraan akan dianggap Bodong (FB/Riska Handayai)
STNK mati dua tahun kendaraan akan dianggap Bodong (FB/Riska Handayai)

AYOJAKARTA.COM— Siap-siap bagi masyarakat yang memiliki kendaraan namun lama tak membayar pajaknya. Pasalnya Korps Lalu Lintas (Korlantas Polri) siap memberlakukan sanksi tegas kepada pemilik kendaraan.

Bagi STNK Kendaraan yang mati pajak selama 2 tahun, maka akan terkena sanksi berupa penghapusan data kendaraan bermotor dari daftar registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor.

Baca Juga: Siap-siap ! Pajak Mati 2 Tahun, Kendaraan akan Dianggap Bodong

Seperti diketahui Korlantas Polri akan segera mengimplementasikan aturan penghapusan data STNK kendaraan yang mati pajak selama 2 tahun atau tidak pernah diperpanjang selama 2 tahun. STNK yang mati dua tahun selanjutnya akan dianggap sebagai kendaraan bodong.

Aturan itu sudah termaktub dalam pasal 74 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dikutip Ayojakarta.com dari instagram @ntmc_polri, Sabtu (30/7/2022), Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi menjelaskan, apabila aturan tersebut sudah mulai berlaku, kendaraan yang mati pajak selama dua tahun akan dianggap bodong dan data kendaraan akan dihapus dari database.

Baca Juga: 4 Lomba untuk Anak Sambut 17 Agustus, Ajarkan Sportivitas dan Kerjasama Tim

Namun demikian belum ada keterangan resmi kapan aturan itu akan sah berlaku di masyarakat. Terlebih sudah 13 tahun sejak Undang-Undang itu ada, hingga sekarang belum berjalan.

"Kita ingin secepat-cepatnya ya, karena aturan ini sudah sejak 2009 di Undang-Undang," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (29/7/2022).

Halaman:

Editor: Kiki Dian Sunarwati

Sumber: @ntmc_polri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X