AYOJAKARTA.COM - Berikut ini profil dan biodata lengkap Wakapolri Gatot Eddy Pramono.
Diketahui, belakangan ini Gatot Eddy Pramono memang berhasil menjadi sorotan publik.
Bagaimana tidak, Gatot Eddy Pramono adalah sosok di balik terbongkarnya Kekaisaran Ferdy Sambo.
Bahkan, Gatot Eddy Pramono ini yang menangani langsung kasus Brigadir J hingga terbingkarnya Kekaisaran Sambo.
Tak ayal, kiprahnya di dunia militer banyak dicari netizen untuk mengetahui jejak karir dari Gatot Eddy Pramono ini.
Seperti dilansir AyoJakarta.com dari Teras Gorontalo dengan judul "Profil dan Biodata Gatot Eddy Pramono, Jenderal 3 Bintang Buat Kaisar Sambo tak Berkutik, Masuk Bursa Kapolri".
Baca Juga: Teka Teki Bunker Berisi Rp 900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo, Begini Jawaban Polri!
Nama Gatot Eddy Pramono menjadi perbincangan setelah ia ditunjuk menjadi ketua timsus kasus kematian Brigadir J alias Brigadir Nofiansyah Yoshua Hutabarat.
Komisaris Jenderal (Komjen) Gatot Eddy Pramono merupakan seorang perwira tinggi di Kepolisian Republik Indonesia yang menjabat sebagai Wakapolri sejak 20 Desember 2019.
Wakapolri Gatot Eddy Pramono ditunjuk untuk memimpin pengusutan kasus kematian Brigadir J yang melibatkan sejumlah personil polisi.
Baca Juga: Disebut Kamaruddin Simanjutak Sudah Nikah dengan Ferdy Sambo, AKP Rita Justru Pamerkan Lelaki Lain
Harta Kekayaan Gatot Eddy Pramono
Dilihat di situs elhkpn.kpk.go.id, Gatot terakhir kali melaporkan harta kekayaannya ke KPK pada 2 November 2020.
Gatot Eddy Pramono tercatat memilih harta sebesar Rp 10,784 miliar. Harta Gatot terdiri dari tanah dan bangunan, mobil serta kas dan setara kas.
Baca Juga: Heboh Isu Dana Judi Online Ferdy Sambo untuk Kawal Pilpres 2024, Begini Fakta Sebenarnya!
Gatot Eddy Pramono memiliki 2 tanah dan bangunan yang berada di DKI Jakarta.
Total nilai tanah dan bangunan milik Gatot, yakni Rp 2,99 miliar.
Selain itu, Gatot Eddy Pramono juga memiliki 5 bidang tanah yang nilai totalnya sebesar Rp 4,258 miliar.
Baca Juga: Bukan di Penjara, Ferdy Sambo Dikabarkan Ditahan di Hotel, Begini Fakta Sebenarnya!
Polisi yang kini menjabat Wakapolri itu juga tercatat memiliki 4 mobil. Total nilai mobil milik Gatot sebesar Rp 1,968 miliar.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga memiliki harta berupa kas dan setara kas yang nilainya Rp 1,566 miliar.
Gatot Eddy Pramono juga melaporkan harta kekayaannya ke KPK pada 14 Agustus 2018 lalu. Laporan itu diserahkan ke KPK ketika awal-awal Gatot menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran.
Ketika itu harta kekayaan Gatot lebih kecil dari saat ini. Total nilai harta Gatot saat ini sebesar Rp 6,326 miliar.
Gatot juga melaporkan hartanya ke KPK pada 12 September 2008, saat menjabat sebagai Kapolres Depok, Jawa Barat.
Ketika itu harta Gatot Eddy Pramono senilai Rp 1,262 miliar.
Lantas siapa sosok Gatot Eddy Pramono?
Dikutip dari Seputar Lampung, nama Gatot juga pernah masuk dalam bursa calon Kapolri sebelum akhirnya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dipilih.
Dalam kasus polisi tembak polisi, Gatot Eddy Pramono masuk dalam tim khusus bentukan Kapolri bersama sejumlah jenderal lainnya.
Sebut saja Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri, dan Asisten Kapolri bidang SDM (As SDM) Irjen Wahyu Widada.
Gatot Eddy Pramono pernah menangani kasus Pencurian dengan kekerasan lintas provinsi kelompok John Tamba pada tahun 2011 dan juga pembobolan kartu kredit di tahun yang sama.
Biodata Gatot Eddy Pramono
Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Segera Dipecat!
Nama Lengkap: Komjen. Pol. Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si
Tempat Lahir: Solok, Sumatera Barat
Tanggal Lahir: 28 Juni 1965
Baca Juga: Pengacara Bharada E Bongkar Soal Dugaan LGBT di Kasus Brigadir J, Sebut B nya Adalah Ferdy Sambo
Usia: 57 tahun
Agama: Islam
Kewarganegaraan: Indonesia
Istri: Widi Astutik
Anak: Amanda Widya Aminditha, M. Andi Yusuf dan Amelia Widya Atmani Wedhana
Riwayat Pendidikan Gatot Eddy Pramono
AKABRI A (1988)
PTIK (1996)
SESPIM (2002)
SESPIMTI (2012)
S3 Doktor Ilmu Kriminologi Universitas Indonesia (2015)[1]
Kepangkatan Gatot Eddy Pramono
Letnan Dua Polisi (26—07—1988)
Letnan Satu Polisi
Kapten Polisi
Mayor Polisi
Baca Juga: Mahfud Md Soal Isu Kerajaan Ferdy Sambo: Bisa Menghambat Kasus Brigadir J
Ajun Komisaris Besar Polisi
Komisaris Besar Polisi (2008)
Brigadir Jenderal Polisi (17—10—2014)
Baca Juga: Isu Kerajaan Ferdy Sambo 303 Menghambat Pengusutan Kasus Pembunuhan Brigadir J
Inspektur Jenderal Polisi (21—07—2017)
Komisaris Jenderal Polisi[4] (26—12—2019)
Riwayat Jabatan Gatot Eddy Pramono
Baca Juga: Ini Tanggapan PPATK Terkait Permintaan Pengusutan Aliran Dana di Rekening Ferdy Sambo
Wakil Kepala Kepolisian Sektor Selektif Wlingi Resor Blitar (1988)
Kepala Kepolisian Sektor Srengat Resor Blitar (1988)
Komandan Peleton Taruna Akabri Semarang (1991)
Baca Juga: Fakta-Fakta Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi Tersangka ke-5 Tewasnya Brigadir J
Perwira Administrasi Operasi Pusat Komando Pusat Komando dan Pengendalian Kepolisian Daerah Metro Jaya (1991)
Perwira Menengah Kepolisian Daerah Metro Jaya (1992)
Kepala Sub Unit Curi Direktorat Serse Kepolisian Daerah Metro Jaya (1993)
Baca Juga: Ada 5 Klaster Kaki Tangan Ferdy Sambo yang Terlibat Pembunuhan Brigadir J
Perwira Menengah pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (1994)
Kepala Sekretariat Operasi Pusat Komando Pusat Komando dan Pengendalian Biro Operasi Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur (1996)
Kepala Kepolisian Sektor Cempaka Putih Resor Metro Jakarta Pusat (1998)
Perwira Bantuan Muda Tugas Khusus Perwira Bantuan IV/Staf Personil Polri (1999)
Perwira Penghubung Protokol Kapolri (2001)
Kepala Satuan I/Pidana Umum Direktorat Reserse Kriminal Kepolisian Daerah Jawa Timur (2002)
Baca Juga: Bagaimana Nasib Anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi? Orangtuanya Kini Tersangka
Kepala Kepolisian Resor Blitar (2005)
Sekretaris Pribadi Kapolri (2006)
Kepala Kepolisian Resor Metro Depok (2008)
Baca Juga: Kamaruddin Simanjutak Ungkap Ferdy Sambo dan AKP Rita Sudah Menikah. Ini Alasannya!
Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan (2009)
Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya (2011)
Analis Kebijakan Madya bidang Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri (2012)
Analis Kebijakan Madya bidang Pengkajian Strategi Staf Operasi Polri (2012)
Kepala Bagian Dukungan Administrasi Operasional Biro Pembinaan Operasi Staf Operasi Polri (2013)
Kepala Biro Kelembagaan Tata Laksana Staf Perencanaan dan Anggaran Polri (2014)
Baca Juga: Putri Candrawathi Tersangka Kasus Brigadir J, Istri Ferdy Sambo Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan[5] (2015)
Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri (2017)
Asisten Perencanaan dan Anggaran Kapolri (2018)
Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (2019)
Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (2019)
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (2022)
Itulah profil dan biodata lengkap Gatot Eddy Pramono yang berhasil bongkar skenario Ferdy Sambo. Gatot Eddy Pramono juga sempat masuk bursa Kapolri. ***

Share this article
Berikut ini adalah profil Gatot Eddy Pramono, jenderal bintang 3 yang berhasil bongkar Kekaisaran Sambo, dia juga masuk dalam bursa Kapolri.