AYOJAKARTA.COM – Di Jawa Barat, terjadi beberapa gempa tektonik yang berasal karena aktivitas sesar, diantaranya adalah Sesar Cimandiri, Sesar Baribis, Sesar Citanduy dan Sesar Lembang.
Dari ketiga sesar tersebut, salah satu sesar yang diperkirakan aktif dan berpotensi mengguncang Jawa Barat adalah Sesar Baribis.
Bahkan, Jakarta diketahui menjadi salah satu wilayah yang berpotensi mendapatkan guncangan gempa akibat keberadaan Sesar Baribis.
Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi berkaitan dengan Sesaar Baribis yang mengancam wilayah Jakarta.
Dikutip AyoJakarta.com dari jurnal ‘Bulletin of Scientific Contribution GEOLOGY’ keluaran Unpad, sebuah penelitian menjelaskan tentang potensi atau kerentanan gempa pada jalur Sesar Baribis.
Adapun penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode yang bernama MICROEARTHQUAKE (MEQ).
Micro Earthquake Sesar Baribis
MEQ merupakan salah satu metode di dalam geofisika dengan memanfaatkan aktivitas kegempaan untuk mengetahui kondisi yang berlangsung di bawah permukaan.
Hasil dari perekaman microearthquake menunjukkan jumlah gempa yang terekam selama 60 hari adalah 46 gempa dari skala 0,1 Mw hingga 3,2 Mw.
Kedalaman gempa yang terdangkal pada area tersebut adalah 1 km, dan yang terdalam adalah 85 km.
Sumber gempa dominan adalah pada Zona Sesar Baribis dengan kedalaman gempa kurang dari 50 km.
Arah dan rezim gaya yang tercatat dari perhitungan momen tensor memperlihatkan sesar naik dan sesar geser.
Maximum Credible Earthquake (MCE) dari data empiris panjang sesar dan literatur menunjukkan Zona Sesar Baribis memiliki nilai 6,5.
Baca Juga: 13 Zona Megathrust Diidentifikasi, 3 Zona Subduksi Selat Sunda Berpotensi Menimbulkan Tsunami Besar!
Perhitungan kemungkinan perulangan gempa (parameter a dan b) pada daerah sekitar Sesar Baribis menghasilkan tingkat kemunculan gempa dengan skala 6,4 dalam 50 tahun sebesar 7,9%.
Nilai a dan b yang didapatkan dari sebaran data katalog dan perekaman adalah 7,47 dan 1,303.
Berdasarkan kedalaman data perekaman MEQ dan pengamatan permukaan, Zona Sesar Baribis diperkirakan adalah sesar aktif, terutama pada segmen bagian utara.
Sesar Baribis ini diklasifikasikan menurut UBC tahun 1997 adalah Sesar Aktif Tipe C.
Pengklasifikasian ini dilakukan berdasarkan kekuatan atau momen magnitudonya sebesar 6.5 Mw. ****

Share this article
Bahkan, Jakarta diketahui menjadi salah satu wilayah yang berpotensi mendapatkan guncangan gempa akibat keberadaan Sesar Baribis.