AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini gempa kerap mengguncang salah satu wilayah Indonesia yakni Jawa Barat.
Bahkan salah satu gempa besar sempat mengguncang kawasan Cianjur, Jawa Barat pada November tahun 2022.
Berdasarkan informasi, penyebab sering terjadinya gempa di wilayah Jawa Barat tersebut berkaitan dengan Sesar Garsela.
Seperti diketahui, Sesar Garsela merupakan salah satu jenis sesar di wilayah Jawa Barat yang termasuk aktif dan terus melepaskan energi.
Atas hal tersebut, masyarakat yang berada di wilayah Garut hingga Bandung dihimbau untuk tetap waspada.
Diinformasikan sepanjang Januari 2023, BMKG mencatat delapan gempa bumi di kawasan Jawa Barat yang diakibatkan oleh adanya aktivitas dari Sesar Garsela.
“Sejak awal Januari 2023 ini, terjadi setidaknya delapan kali gempa di sekitar Sesar Garsela dengan magnitude terbesar 3,6 dan terkecil 1,3,” ujar Teguh Rahayu selaku Kepala Stasiun BMKG Bandung pada Rabu (18/1/2023).
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas pada Sabtu (28/1/2023), diketahui Sesar Garsela atau disebut juga Sesar Garut Selatan ini membentang sepanjang 42 km dari barat daya hingga timur laut wilayah Garut.
Diinformasikan juga bahwa Sesar Garsela ini terdiri dari dua segmen yaitu Segmen Rakutai yang berada di sepanjang utara 19 km dan Segmen Kencana di bagian selatan sepanjang 17 km.
Baca Juga: Waspada! Ini 9 Wilayah Lintasan Sesar Cugenang yang Sebabkan Gempa Susulan Cianjur Sebanyak 487 Kali
Sesar Garsela juga dikenal sebagai sesar aktif yang mampu menimbulkan ratusan gempa bumi walaupun kekuatan gempanya relatif sangat kecil.
Sesar Garsela ini juga sempat menjadi pemicu gempa yang merusak tepatnya terjadi di wilayah Kamojang, Garut pada 18 Juli 2017 lalu dengan magnitude 3,7.
Gempa bumi yang terdeteksi pada zona Sesar Garsela ini biasanya memiliki pola zona sesar geser.
Terkait dengan aktivitas Sesar Garsela belakangan ini, Teguh Rahayu menuturkan jika sementara masih dalam kategori yang normal.
Baca Juga: Mengenal Sesar Garsela, Sesar Aktif Pemicu Gempa Kuat di Wilayah Jawa Barat
Teguh Rahayu juga menghimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan namun tetap waspada serta meningkatkan mitigasi bencana.
“Masyarakat diimbau terus waspada dan tidak termakan isu hoaks yang bersumber selain dari BMKG,” ujar Teguh Rahayu.
Kepala Stasiun BMKG Bandung tersebut juga menuturkan meski tergolong sangat aktif namun Sesar Garsela sifatnya lebih stabil.
Hal itu dikarenakan sesar yang kerap melepaskan energi dalam skala kecil akan lebih stabil jika dibandingkan dengan sesar yang jarang sekali melepaskan energinya.
Artikel ini telah tayang di ayobandung.com dengan judul Sesar Garsela Terus Lepaskan Energi, Masyarakat di Garut hingga Bandung Harus Selalu Waspada.***

Share this article
Mengenal Sesar Garsela, sesar paling aktif melepaskan energi dan menjadi pemicu gempa di wilayah Jawa Barat.