Buntut Isu Gerakan Bawah Tanah Mahfud MD pada Vonis Sambo, KY Usul Berikan Pengamanan Khusus pada Hakim

- Selasa, 24 Januari 2023 | 06:19 WIB
Terdakwa Ferdy Sambo tiba untuk menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/1/2023). (Republika/Thoudy Badai)
Terdakwa Ferdy Sambo tiba untuk menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/1/2023). (Republika/Thoudy Badai)

AYOJAKARTA.COM – Mencuatnya isu gerakan bawah tanah yang dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD jelang vonis Ferdy Sambo makin kian mencuat.

Isu gerakan bawah tanah yang diucapkan Mahfud MD tersebut dikatakannya dapat pengaruhi vonis hakim terhadap hukuman Ferdy Sambo.

Menanggapi memanasnya isu tersebut, Komisi Yudisial (KY) akhirnya buka suara atas dugaan adanya gerakan bawah tanah seperti yang disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD.

Baca Juga: Terpopuler: Ketua IPW Ungkap Siasat Licik Ferdy Sambo agar Tak Dihukum Mati, Termasuk dengan Memilih Hakim!

Pernyataan yang dikatakan Mahfud MD tersebut ternyata didukung oleh pihak Komisi Yudisial (KY), melalui juru bicaranya Miko Ginting mengungkapkan hal tersebut.

Menurut Miko, informasi yang diberikan oleh Mahfud MD tersebut bisa muncul ke publik pastinya karena dapat dipertanggungjawabkan.

"Kalau statement itu keluar dari Pak Mahfud, tentu ada informasi pendukungnya dan dapat dipertanggungjawabkan ya," kata Miko seperti dikutip AyoJakarta.com dari Republika pada Selasa, 24 Januari 2023.

Baca Juga: Bukan Kawan Tapi Lawan, Kamaruddin Simanjuntak Ungkap 3 Hal Meringankan Ferdy Sambo

Miko mengungkapkan, kasus ini dari awal memang kental dengan risiko terkait terganggunya kemandirian hakim.

Halaman:

Editor: Tedi Rukmana

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X