AYOJAKARTA.COM – Korban gempa Cianjur, Jawa Barat yang terus bertambah membuat fasilitas kesehatan menjadi sangat kurang.
Bahkan saat ini korban gempa 5,6 SR tersebut tercatat meninggal 162 orang, luka-luka 326 orang, dan warga mengungsi menjadi 13.784 orang.
Korban gempa yang terus berdatangan dirawat hingga di pelataran RS Sayang Cianjur karena kurangnya ruangan rumah sakit untuk menampung para korban luka-luka.
Baca Juga: Update Terkini Gempa Cianjur, Korban Meninggal Bertambah Jadi 162 Orang
Selain kurang fasilitas kesehatan, korban gempa yang mengungsi kekurangan bahan logistik untuk bertahan hidup serta belum adanya fasilitas umum lain yang didirikan di posko.
Namun hal tersebut menjadi perhatian BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Cianjur.
Tim BPBD Bambang mengungkapkan jika pihaknya akan mendirikan dapur umum.
“Iya nanti kita siapkan dapur umum Pak,” ujar Bambang, seperti dilihat AyoJakarta.com dari tayangan di kanal YouTube tvOneNews, Selasa, 22 November 2022.
Sedangkan untuk logistik sudah mulai dilakukan distribusi, walaupun masih belum merata.
“Logistik masih kita distribusikan masing-masing Pak, kita sudah siapkan juga, yang penting ini adalah makanan yang siap makan, nanti untuk pagi sudah kita siapkan dapur umum baik dari kami maupun pihak lain,” tambahnya.
Hal tersebut juga dibenarkan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang memastikan dapur umum akan didirikan sore ini.
Menurut Bambang, tempat pengungsian masih akan terus disiapkan mengingat jumlah korban yang terus bertambah.
Baca Juga: Update Korban Gempa Cianjur, Kepala BNPB Suharyanto Sebut 17 Orang Meninggal Dunia dan 19 Orang Luka
Bahkan masih terdapat laporan korban yang masih hilang, dimungkinkan masih tertimbun reruntuhan bangunan.
Bambang menambahkan jika pihak BPBD akan terus memantau dan memastikan jalannya evakuasi berjalan sesuai harapan masyarakat.
Karena hingga saat ini gempa diketahui masih terus berjalan hingga 90 kali getaran, dikhawatirkan terjadi gempa susulan yang besar.
Pasien luka-luka pun banyak yang dirawat di luar rumah sakit karena mengantisipasi gempa susulan.***

Share this article
Usai gempa, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Cianjur siapkan logistik hingga dirikan dapur umum.