AYOJAKARTA.COM -- Tersangka Putri Candrawathi memberikan keterangan mengejutkan yang membawa nama Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Putri Candrawathi mengaku mendapatkan pelecehan seksual dari Brigadir J. Istri Ferdy Sambo ini menyebut bahwa Brigadir J meraba paha hingga kemaluannya.
Putri Candrawathi mengatakan hal itu kepada anak buah Ferdy Sambo yang bernama Benny Ali.
Baca Juga: Akhirnya Bisa Tidur, Ini Arti Tanda Bulat di Chat WhatsApp
Benny Ali sendiri saat itu masih menjabat sebagai Karo Provos Divisi Polri. Hal ini tertuang dalam dakwaan Hendra Kurniawan.
Hendra Kurniawan merupakan salah satu tersangka obstruction of justice dalam kasus kematian Brigadir J.
Dalam berkas yang diterima Suara.com, Hendra saat itu bertemu dengan Benny Ali di rumah dinas Ferdy Sambo.
Baca Juga: Ternyata Ini Arti Tanda Lingkaran Putus di WhatsApp
Pertemuan berlangsung pada Jumat malam, 8 Juli 2022 atau tak lama setelah Brigadir J dibunuh.
"Putri Candrawathi menceritakan kepada Benny Ali benar telah terjadi pelecehan terhadap diri Putri Candrawathi di saat sedang beristirahat di dalam kamarnya, di mana sewaktu kejadian Putri Candrawathi juga menggunakan baju tidur celana pendek," demikian bunyi petikan dalam berkas dakwaan Hendra, dikutip dari Suara.com pada Kamis, 13 Oktober 2022.
Pada kesempatan itu, Benny Ali menceritakan kembali apa yang disampaikan oleh Putri.
Baca Juga: Sepak Terjang Irjen Teddy Minahasa, Kapolda Jatim yang Baru: Pendidikan hingga Riwayat Jabatannya
"Benny Ali melanjutkan ceritanya dan mengatakan permasalahannya korban Nofriansyah Yosua Hutabarat telah memasuki kamar Putri Candrawathi dan sedang meraba paha sampai mengenai kemaluan Putri Candrawathi," tulis dakwaan.
Saat itu Putri mengaku kaget lalu terbangun dan teriak.
"Dikarenakan teriakan Putri Candrawathi tersebut, korban Nofriansyah Yosua Hutabarat menodongkan senjata apinya ke Putri Candrawathi sambil mencekik leher dan memaksa agar membuka kancing baju Putri Candrawathi, lalu Putri Candrawathi berteriak histeris sehingga korban Nofriansyah Yosua Hutabarat panik dan keluar dari kamar, dan saat itu juga bertemu dengan Richard Eliezer Pudihang Lumiu sehingga terjadi tembak menembak," tulis dakwaan tersebut.***

Share this article
Putri Candrawathi mengaku mendapatkan pelecehan seksual dari Brigadir J, meraba paha hingga kemaluannya.