Kartu Prakerja Gelombang 35 Tidak Akan Dibuka? Cek Fakta dan Penjelasannya di Sini!

Kartu Prakerja Gelombang 35 Dikabarkan Tidak Berlanjut, Cek Faktanya di Sini (NET)
Kartu Prakerja Gelombang 35 Dikabarkan Tidak Berlanjut, Cek Faktanya di Sini (NET)

AYOJAKARTA.COM - Simak informasi terkait pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 35 dalam artikel ini.

Beredar kabar bahwa Kartu Prakerja Gelombang 35 tidak akan dibuka.

Kabar ini beredar setelah akun Instagram @prakerja.go.id menuliskan komentar yang menimbulkan spekulasi.

Bagaimana bunyi komentar tersebut dan penjelasan serta faktanya?

Berikut ulasannya yang dikutip AyoJakarta.com dari AyoIndonesia.com dengan judul Kartu Prakerja Gelombang 35 Dikabarkan Tidak Akan Ada, Cek Faktanya di Sini.

Kabar soal Kartu Prakerja Gelombang 35 berawal dari pihak reksi Kartu Prakerja dalam Instargram pada hari Jum'at, 1 Juli 2022.

Komentar @prakerja.go.id dalam salah satu postingannya menimbulkan spekulasi bahwa Kartu Prakerja Gelombang 35 ini adalah Gelombang terakhir pada Program Prakerja semester 1 tahun 2022 ini.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 35 Dibuka 3 Bulan Lagi? Simak Penjelasannya di Sini

Sebelumnya, Kartu Prakerja Gelombang 34 kelolosannya telah diumumkan pada Sabtu 1 Juli 2022.

Itu artinya, jika kabar bahwa Kartu Prakerja Gelombang 35 benar tidak akan ada dalam waktu dekat, berarti Kartu Prakerja Gelombang 34 kemarin adalah yang terakhir pada semester 1 tahun ini.

Pihak resmi Kartu Prakerja kemarin menyiratkan bahwa Kartu Prakerja Gelombang 35 harus menunggu tiga bulan lagi.

"Abis ini 3 bulan sunyi senyap, jangan nyariin ya," tulis @prakerja.go.id, dikutip pada hari Sabtu, 2 Juli 2022.

Otomatis, banyak masyarakat menyebut bahwa Kartu Prakerja Gelombang 35 merupakan yang terakhir pada semester 1 Program Prakerja tahun ini.

"Wah ini gelombang terakhir semester 1 ya min," tulis salah satu netizen.

Baca Juga: Tips Lolos Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 35, Cek Juga Syaratnya Dijamin Berhasil

Jika dianalisis, memang masuk akal jika kabar ini benar adanya.

Mengingat pada tahun ini sudah dilaksanakan sebanyak 12 Gelombang Kartu Prakerja.

Kemungkinan bahwa Kartu Prakerja Gelombang 35 merupakan Gelombang terakhir pada semester 1 tahun 2022 sangatlah besar.

Ditambah lagi, penerima manfaat Program Kartu Prakerja saat ini totalnya sudah sebanyak 12,8 juta penerima.

Berarti, Anda yang berniat bergabung pada Kartu Prakerja Gelombang 35 harus menunggu selama tiga bulan lamanya.

Program Kartu Prakerja merupakan bantuan sosial dari pemerintah yang menyokong setiap Warga Negara Indonesia berupa insentif dan pelatihan guna meningkatkan Sumber Daya Manusia.

Pemerintah mengkhususkan Kartu Prakerja untuk Warga Negara Indonesia pencari kerja dan pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja di perusahaan asalnya.

Bagi Anda yang berniat bergabung Kartu Prakerja Gelombang 35, entah itu pendaftar baru atau yang belum berkesempatan untuk lolos tampaknya harus bersabar jikalau kabar ini benar.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 35 Dibuka Hari Ini? Berikut Syarat yang Wajib Diketahui Calon Pendaftar

Jika Kartu Prakerja Gelombang 35 ini merupakan pendaftaran perdana Anda, sambil menunggu dapat mendaftarkan akun terlebih dahulu melalui cara di bawah ini:

1. Masukkan email dan password kamu, lalu klik Daftar;

2. Kamu akan menerima notifikasi via email;

3. Selanjutnya buka email kamu dan lakukan verifikasi yang telah dikirimkan via email;

4. Pendaftaran berhasil. Selamat, kamu telah berhasil membuat akun Kartu Prakerja!

Setelah pendaftaran akun Kartu Prakerja gelombang 35 berhasil, Anda akan melakukan beberapa tahapan seperti test, verifikasi wajah, dan ketentuan lainnya yang diperlukan.

Jika semuanya telah Anda lakukan, maka anda siap bergabung Kartu Prakerja Gelombang 35 dengan cara klik tombol gabung gelombang.

Kemudian, Anda dapat menyimak syarat-syarat daftar Program Kartu Prakerja untuk memahami apa saja yang menjadikan seseorang dapat lolos Kartu Prakerja Gelombang 35 nantinya.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 35 Segera Dibuka, Cek Kuota Peserta dan Cara Lolos Seleksi

Syarat daftar Kartu Prakerja gelombang 35

1. Pendaftar Kartu Prakerja gelombang 35 harus Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18 tahun ke atas.

2. Berikutnya, para pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 35 tidak sedang menempuh pendidikan formal.

3. Sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro & kecil.

4. Bukan penerima bantuan sosial lainnya selama pandemi COVID-19.

5. Bukan Pejabat Negara, Pimpinan dan Anggota DPRD, ASN, Prajurit TNI, Anggota Polri, Kepala Desa dan perangkat desa dan Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN atau BUMD.

6. Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja gelombang 35.

Untuk mengetahui kelanjutan dari kabar Kartu Prakerja gelombang 35 ini, Anda perlu memantau terus Instagram resmi @prakerja.go.id untuk mendapatkan update informasi terbaru soal Program Kartu Prakerja.***Ratni Dening Pangastuti (AyoIndonesia.com)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kartu Prakerja Gelombang 35 tidak akan dibuka
# Kartu Prakerja Gelombang 35
# Kartu Prakerja

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.