AYO BACA : 12 Karyawan Gajah Tunggal di Tangerang Positif Covid-19, Pemkot Akan Cek ke Lokasi
AYO BACA : 12 Karyawan Gajah Tunggal di Tangerang Positif Covid-19, Pemkot Akan Cek ke Lokasi
BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Warga Jawa Barat diminta untuk senantiasa waspada terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing. Hal ini menyusul munculnya klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 di Jabar.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar sekaligus Ketua Divisi Pelacakan, Pengujian, dan Manajemen Laboratorium Gugus Tugas Covid-19 Jabar Siska Gerfianti mengatakan, setidaknya ada tiga klaster baru yang saat ini keberadaannya masih terus dilacak. Klaster tersebut meliputi klaster industri, rumah tangga, dan pilkada.
"Saat ini muncul beberapa klaster ; klaster industri, rumah tangga dan satu lagi klaster pilkada. Di minggu kemarin ada beberapa kerumunan dalam acara pilkada, yaitu saat deklarasi dan pendaftaran," ungkapnya dalam konferensi pers daring, Selasa (8/9/2020).
Klaster pilkada tersebut, ia mengatakan sejauh ini terdeteksi muncul di 8 kabupaten. Penelusuran kontak erat terhadap kasus-kasus positif masih terus dilakukan.
Siska mengatakan, pihaknya akan terus menggencarkan pengetesan masif terutama untuk mendeteksi persebaran Covid-19 di ketiga jenis klaster tersebut. Hingga saat ini, total sudah ada 585 ribu pengetesan Covid-19 di Jabar.
"Pemeriksaan sudah mencapai 585.598, pemeriksaan dengan rapid ada 297.579, dan pemeriksaan PCR 288.019. Target pemeriksaan 50 ribu minggu lalu sudah terlampaui, total pemeriksaan kemarin sampai 54 ribu," ungkapnya.
Selain itu, ia mengatakan, pihaknya juga telah menghibahkan PCR portabel untuk 27 kabupaten/kota se-Jabar untuk memudahkan penelusuran kasus. Pelatihan pemakaian perangkat tersebut alias on job training (OJT) terus dilakukan di berbagai daerah.
"Kita kejar 105 ribu pengetesan masif minggu ini. PCR portabel dibagikan 15 ribu kit. Kita sedang menunggu bantuan BNPB 250 rib kit (PCR). Pembagian PCR disesuaikan dengan 1% populasi di masing-masing kabupaten/kota, sementara PCR portabel tergantung berapa banyak kasus konfirmasi di tiap daerah," ungkapnya.
Sejauh ini, Siska mengatakan, sudah ada 3 kawasan industri yang dilacak, yakni kawasan Jababeka, MM2100 dan Delta mas. Sebanyak 12 pabrik di Kabupaten Karawang dan 22 pabrik di Bekasi telah dilacak dan ditemukan kasus positif di dalamnya. (Nur Khansa)
AYO BACA : Karyawan Terjangkit Corona, Pabrik Khong Guan Ciracas Akan Tutup Sementara

Share this article
Warga Jawa Barat diminta untuk senantiasa waspada terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah masing-masing. Hal ini menyusul munculnya klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 di Jabar.