Warga Nilai PSBB Bandung Raya Belum Efektif

Petugas memeriksa pengendara di check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Terminal Cicaheum, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu (29/4/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Petugas memeriksa pengendara di check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Terminal Cicaheum, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu (29/4/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

AYO BACA : PSBB Tahap Dua Diperketat, Satpol PP Bekasi Dibekali Bambu

AYO BACA : Jalur Ini Jadi Jalan Tikus Hindari Petugas PSBB

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bandung Raya genap berjalan satu minggu. Selama waktu tersebut, masih banyak dinamika di lapangan yang dianggap belum sesuai dengan standar ideal penerapan PSBB.

Salah satunya seperti yang dialami Nadya Saras (26), pegawai swasta yang berdomisili di bilangan Margahayu, Kota Bandung. Sehari-harinya, Nadya bekerja di sebuah pabrik tekstil di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Dia mengaku sejauh ini belum pernah mengalami pemeriksaan di check point.

"Saya selalu lewat tol, ada pemeriksaan pas keluar Tol Buah Batu. Selama ini belum pernah diberhentikan petugas karena saya selalu pakai masker juga sih," ungkapnya pada Ayobandung.com, Rabu (29/4/2020).

Padahal, dia mengatakan, ketentuan yang dipahaminya adalah bahwa pengendara yang melintas di check point akan diperiksa suhu tubuhnya. Apalagi sehari-harinya Nadya melintasi perbatasan kota.

"Enggak pernah diperiksa pakai termometer, padahal suka sengaja buka jendela biar diperiksa. Surat tugas juga enggak pernah dicek. Kayaknya orang dari luar Bandung aja yang diperiksa," jelasnya.

Sementara, perlakuan berbeda diterimanya di check point di dalam kota. Dia beberapa kali diminta untuk mengenakan sarung tangan di dalam mobil.

"Bingung juga kenapa bisa beda-beda aturannya. Menurut saya sih ada dan enggak ada PSBB ini sama saja, masih banyak yang melanggar," ungkapnya.

Berkerumun

Sementara itu, Darius (34) pegawai swasta yang berdomisili di bilangan Cijerah, Cimahi, mengatakan bahwa PSBB tidak nampak terlalu berpengaruh di daerah rumahnya. Masih banyak warga yang berkerumun terutama di sore hari jelang berbuka puasa.

"Di perbatasan atau pinggiran kota masih ramai, sore-sore di jalan masih banyak warga, mungkin yang nyari takjil," ungkapnya.

Dia menilai disiplin PSBB hanya terasa di pusat-pusat kota, dalam hal ini daerah pusat Kota Bandung tempat dia bekerja. Meski demikian, pelanggaran juga masih kerap terjadi di area kantor tempatnya bekerja, yakni di Jalan Asia Afrika.

"Di pusat kota udah berkurang sih kendarannya, tapi jalan-jalan yang ditutup seperti di Asia Afrika suka dipakai olahraga sama beberapa orang, ini kejadian setiap hari. Masih ada yang foto-foto juga," jelasnya.

Bila PSBB diperpanjang, Darius mengaku tidak keberatan. Asalkan pemerintah dapat memastikan aturan dijalankan dengan tegas.

"Terutama masalah sembako, kalau bisa gembar-gemborkan lagi nomor call center yang bisa dihubungi warga. Ini masih banyak yang pusing soal bantuan, termasuk RT/RW nya," jelasnya.

Kendala soal bansos juga dialami Iyah (73), warga Kota Bandung yang berdomisili di Jalan Bangbayang, Kelurahan Sekeloa, Coblong. Dia mengaku hingga saat ini belum mendapat bansos apa pun dari pemerintah, begitu pula halnya para tetangga sekitar.

"Enggak ada sembako dari pemerintah mah, belum dapat uang tunainya. Kemarin sudah dapat tapi dari warga," ungkapnya.

Dia menyebutkan keluarganya sempat 2 kali menerima paket sembako. Namun dalam dus sembako tersebut tertulis nama penyumbang yang mengatasnamakan warga sebuah kelurahan di bilangan Dago Atas.

"Saya sudah didata oleh RT, kasih lihat KK. Tapi ya belum dapat bantuannya sampai sekarang, tetangga juga belum ada yang dapat," ungkapnya.

Sehari-harinya, Iyah menyebut bekerja menggunakan ojek pangkalan. Sejauh ini belum pernah ada petugas keamanan yang melarangnya meskipun berboncengan.

"Jaraknya juga dekat sih, mungkin enggak apa-apa kalau dekat. Tapi suka bingung karena banyak jalan yang diportal," jelasnya.

Ketika ditanya soal perpanjangan PSBB, Iyah mengaku tidak peduli. Dia hanya berharap bansos segera turun.

"Nya pek wae lah, yang penting mah bantuan cepat turun. Tetangga saya kebanyakan janda dan sudah sepuh," ungkapnya.

Sementara itu, Milena Zakia (20) merasa PSBB menyulitkan dirinya yang belum lama ini terimbas PHK akibat merosotnya pemasukan tempat dirinya bekerja. Saat ini, Milena masih bertahan di kamar kost-nya di bilangan Pasteur, Bandung.

"Susah ke mana-mana karena banyak jalan diportal, akses keluar masuk ke kost sendiri juga jadi sulit ketika kembali dari mencari makanan," ungkapnya.

"Saya termasuk yang kena imbas PHK, dan mau cari kerja juga sudah susah. Padahal pengeluaran banyak karena kost sendiri," jelasnya.

Dia pun sempat memilih untuk pulang kembali ke rumah orangtuanya di bilangan Padasuka. Namun, hal tersebut harus diurungkan karena terkendala ongkos kendaraan daring yang mahal.

"Kan sekarang cuma ada mobil yang bisa pesan online, ongkosnya mahal. Sudah enggak bisa minta tolong antar oleh tetangga juga karena kan enggak boleh boncengan," jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Ayobandung.com, jaringan AyoMedia, di berbagai channel media sosial, salah satu keluhan yang banyak dilontarkan warga adalah soal aturan dilarang berboncengan di kendaraan roda dua.

Aturan yang berlaku di Kota Bandung tersebut dinilai menyulitkan terutama bagi para pegawai yang masih bekerja, yang sehari-harinya mengandalkan antar-jemput pihak keluarga. (Nur Khansa)

AYO BACA : PSBB Bandung Raya Dimulai, Ini Ketentuan Baru Berkendara

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.

Bisnis 03 Jun 2026, 15:18 WIB

Gandeng Pertamina Patra Niaga JBB, Kelompok Kampung Sirih Mandiri Finansial Berkat Bisnis Ecoprint

Pertamina Patra Niaga Regional JBB gelar Pelatihan Ecoprint di Kampung Sirih Serpong demi bangun ekonomi sirkular dan SDGs.

Teknologi 03 Jun 2026, 15:17 WIB

Fitbit Air Resmi Meluncur, Gelang Pintar Google Tanpa Layar dan Bebas Biaya Langganan

Google merilis Fitbit Air, gelang kesehatan tanpa layar seberat 12 gram seharga Rp2,6 juta. Berfitur lengkap, tahan air 50m, baterai 7 hari, dan tanpa biaya langganan bulanan untuk fitur intinya.

Gadget 03 Jun 2026, 14:43 WIB

In This Economy, Infinix HOT 70 Hadir dengan Harga Murah Meriah tapi Spesifikasi Mengejutkan

Infinix HOT 70 hadir dengan bodi tipis 7,49mm, baterai 6000mAh, Helio G100, dan kamera 50MP yang bagus. Meski layar masih HD, David GadgetIn merekomendasikan varian 4/128GB (Rp2,2 juta).

Viral 03 Jun 2026, 14:04 WIB

KPID DKI Jakarta Respons Kasus Viral Tayangan JakTV yang Jadi Sorotan Publik

Sebagai bentuk respons laporan dari warganet mengenai siaran JakTV pada Senin (1/6) sekitar pukul 09.12 WIB yang menuai sorotan publik.

Metropolitan 03 Jun 2026, 13:43 WIB

Daerah Luar DKI Bisa Daftar! Pemprov Jakarta Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit di 2 Rumah Sakit Ini

Sudah berlangsung sejak tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta kembali gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing dan Langit-langit, kini bertajuk Bakti Kesehatan Lima Abad Jakarta.

Jakarta Selatan 03 Jun 2026, 13:35 WIB

Paling Banyak Bulan April, Sudinhub Jakarta Selatan Tindak 1.337 Kendaraan yang Lakukan Pelanggaran Lalu Lintas!

Sebanyak 1.337 kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas berhasil diamankan oleh Suku Dinas Pehubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan dalam kurun waktu 5 bulan hingga Mei 2026.