5 Kejadian Paparan Radiaktif Menakutkan yang Pernah Terjadi di Dunia, Jangan Sampai Indonesia Mengalaminya

Ilustrasi Radioaktif. (Sumber: Unsplash/Vladyslav Cherkasenko)
Ilustrasi Radioaktif. (Sumber: Unsplash/Vladyslav Cherkasenko)

AYOJAKARTA.COM - Kasus paparan radioaktif di Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru-baru ini memeriksa 1.562 pekerja di kawasan industri modern Cikande, Serang, Banten, setelah ditemukan paparan zat Cesium-137 (Cs-137).

Pemeriksaan juga mencakup warga dalam radius lima kilometer dari lokasi tersebut. Sebagai langkah pencegahan, Kemenkes memberikan obat bagi mereka yang terindikasi terpapar radiasi, serta memastikan tidak ada sumber radioaktif tersisa di kawasan industri itu.

Kasus ini mencuat setelah ekspor udang beku Indonesia ditolak oleh Amerika Serikat pada Agustus 2025, karena terdeteksi terkontaminasi radioaktif.

Baca Juga: Marc Marquez Update Kondisi Pasca Kecelakaan Horor di MotoGP Mandalika 2025, Minta Warganet Jangan Bully Marco Bezzecchi

Investigasi pemerintah menemukan adanya penimbunan material slag hasil peleburan logam yang mengandung Cs-137 di kawasan industri tersebut.

Lokasi pabrik udang yang berdekatan dengan sumber pencemaran memperkuat dugaan kontaminasi silang.

Menanggapi ancaman serius ini, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) berkoordinasi dengan BAPETEN, BRIN, dan Komando Brimob Polri (KBRN) untuk mengamankan area berisiko.

Delapan titik berbahaya telah diberi garis pengaman, sementara dua titik berhasil didekontaminasi dan material radioaktifnya diamankan di gudang PT Peter Metal Technology Indonesia, yang kini dihentikan operasinya. Delapan titik lainnya masih dalam proses pembersihan menyeluruh.

Baca Juga: Langkah-Langkah Membaca Blueprint Tanggal Lahir Sendiri dengan Mudah

Kejadian ini mengingatkan dunia akan sejumlah bencana radioaktif mengerikan yang pernah mengguncang sejarah umat manusia.

  1. Chernobyl (Ukraina, 1986) — Ledakan reaktor nuklir menyebabkan ribuan orang terpapar radiasi mematikan. Kota Pripyat dikosongkan dan menjadi kota mati hingga kini.
  2. Kyshtym (Rusia, 1957) — Ledakan tangki limbah plutonium menciptakan zona kontaminasi besar yang dikenal sebagai East Urals Radioactive Trace.
  3. Windscale Fire (Inggris, 1957) — Kebakaran di reaktor nuklir melepaskan iodium-131 ke udara, meningkatkan kasus kanker tiroid di wilayah sekitar.
  4. Goiânia (Brasil, 1987) — Sumber cesium-137 dari alat medis yang ditinggalkan menyebabkan empat kematian dan ratusan orang terkontaminasi.
  5. Ciudad Juárez (Meksiko, 1984) — Cobalt-60 dari mesin radioterapi dijual sebagai besi tua, menyebarkan kontaminasi radioaktif ke ribuan bangunan.

Paparan radioaktif bukan sekadar isu teknis, tetapi ancaman nyata bagi kesehatan manusia dan keamanan lingkungan.

Indonesia harus belajar dari tragedi-tragedi ini agar pengawasan bahan radioaktif lebih ketat, dan insiden di Cikande tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.***

Baca Juga: Inilah HP Vivo dengan Vibes iPhone 17 Lite 5G yang Dibandrol dengan Harga Rp5 Juta, Worth It Untuk Dibeli?

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kasus
# kawasan industri
# radioaktif

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.