AYOJAKARTA.COM - Kasus paparan radioaktif di Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru-baru ini memeriksa 1.562 pekerja di kawasan industri modern Cikande, Serang, Banten, setelah ditemukan paparan zat Cesium-137 (Cs-137).
Pemeriksaan juga mencakup warga dalam radius lima kilometer dari lokasi tersebut. Sebagai langkah pencegahan, Kemenkes memberikan obat bagi mereka yang terindikasi terpapar radiasi, serta memastikan tidak ada sumber radioaktif tersisa di kawasan industri itu.
Kasus ini mencuat setelah ekspor udang beku Indonesia ditolak oleh Amerika Serikat pada Agustus 2025, karena terdeteksi terkontaminasi radioaktif.
Investigasi pemerintah menemukan adanya penimbunan material slag hasil peleburan logam yang mengandung Cs-137 di kawasan industri tersebut.
Lokasi pabrik udang yang berdekatan dengan sumber pencemaran memperkuat dugaan kontaminasi silang.
Menanggapi ancaman serius ini, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) berkoordinasi dengan BAPETEN, BRIN, dan Komando Brimob Polri (KBRN) untuk mengamankan area berisiko.
Delapan titik berbahaya telah diberi garis pengaman, sementara dua titik berhasil didekontaminasi dan material radioaktifnya diamankan di gudang PT Peter Metal Technology Indonesia, yang kini dihentikan operasinya. Delapan titik lainnya masih dalam proses pembersihan menyeluruh.
Baca Juga: Langkah-Langkah Membaca Blueprint Tanggal Lahir Sendiri dengan Mudah
Kejadian ini mengingatkan dunia akan sejumlah bencana radioaktif mengerikan yang pernah mengguncang sejarah umat manusia.
- Chernobyl (Ukraina, 1986) — Ledakan reaktor nuklir menyebabkan ribuan orang terpapar radiasi mematikan. Kota Pripyat dikosongkan dan menjadi kota mati hingga kini.
- Kyshtym (Rusia, 1957) — Ledakan tangki limbah plutonium menciptakan zona kontaminasi besar yang dikenal sebagai East Urals Radioactive Trace.
- Windscale Fire (Inggris, 1957) — Kebakaran di reaktor nuklir melepaskan iodium-131 ke udara, meningkatkan kasus kanker tiroid di wilayah sekitar.
- Goiânia (Brasil, 1987) — Sumber cesium-137 dari alat medis yang ditinggalkan menyebabkan empat kematian dan ratusan orang terkontaminasi.
- Ciudad Juárez (Meksiko, 1984) — Cobalt-60 dari mesin radioterapi dijual sebagai besi tua, menyebarkan kontaminasi radioaktif ke ribuan bangunan.
Paparan radioaktif bukan sekadar isu teknis, tetapi ancaman nyata bagi kesehatan manusia dan keamanan lingkungan.
Indonesia harus belajar dari tragedi-tragedi ini agar pengawasan bahan radioaktif lebih ketat, dan insiden di Cikande tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.***

Share this article
Kasus paparan Cesium-137 di Cikande, Banten, jadi peringatan serius bagi Indonesia. Dunia pernah alami tragedi serupa seperti Chernobyl, Kyshtym, Windscale, Goiânia, dan Ciudad Juárez.