Butuh Proses yang Panjang, Bobibos Tak Mau Umbar Janji Instan

Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan. (Sumber: Instagram.com/@bobibos_)
Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan. (Sumber: Instagram.com/@bobibos_)

AYOJAKARTA.COM - Inovasi bahan bakar nabati berbasis jerami padi bernama Bobibos kembali menjadi perbincangan hangat. Di tengah antusiasme dan skeptisisme publik, pengelola Bobibos menegaskan bahwa proyek ini bukanlah janji instan, melainkan hasil dari proses riset panjang yang telah berjalan bertahun-tahun.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram pada Rabu, 17 Desember 2025, pihak Bobibos menyampaikan bahwa riset dimulai dari skala laboratorium dengan biaya besar dan kegagalan yang tidak sedikit.

Semua proses tersebut dijalani untuk satu tujuan utama yaitu menghadirkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga: Masa Depan Bobibos Makin Terang, Dukungan Internasional Mulai Datang

Pengelola Bobibos menekankan bahwa temuan mereka bukan klaim sepihak. Bahan bakar hasil konversi jerami telah menjalani uji resmi di Lemigas, Kementerian ESDM, dengan hasil angka oktan mencapai 98,1.

Meski demikian, Bobibos menegaskan posisinya bukan sebagai pengganti BBM fosil, melainkan sebagai energi alternatif yang memberi pilihan baru bagi masyarakat. Saat ini, Bobibos memasuki tahap pilot project melalui Bobibos Mobile Unit.

Uji terbuka dijadwalkan berlangsung di Jonggol dan Subang sebagai bagian dari proses transparansi kepada publik. “Kami tidak menghilang. Kami tidak menipu. Kami sedang bekerja,” tegas pihak pengelola dalam pernyataannya.

Optimisme terhadap Bobibos juga datang dari kalangan legislatif. Anggota DPR RI Dapil Kabupaten Bogor, Dr. H. Mulyadi, menyampaikan pandangannya dalam podcast Ruang Suara di YouTube RRI Bogor Official pada Selasa, 16 Desember 2025.

Baca Juga: Ada Apa di Balik Proyek BBM Jerami Bobibos? Mesin Dilarang Diliput Tapi Klaim Tetap Bombastis

Ia menilai Bobibos berpotensi menjadi solusi strategis dalam menekan beban subsidi energi nasional. Menurut Dr. Mulyadi, persoalan energi Indonesia bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga besarnya subsidi yang membebani APBN.

Inovasi seperti Bobibos dinilai penting untuk membuka jalan pengurangan subsidi tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat. Ia juga menyoroti nilai tambah bagi petani, karena jerami yang selama ini dianggap limbah kini memiliki nilai ekonomi.

Menariknya, ketertarikan terhadap Bobibos tidak hanya datang dari dalam negeri. Dr. Mulyadi mengungkap adanya komunikasi dengan pihak luar negeri, termasuk dari Norwegia, negara yang dikenal sebagai pelopor energi bersih.

Minat tersebut dinilai sebagai sinyal positif, meski tetap harus diiringi kepatuhan terhadap regulasi energi nasional. Meski peluang terbuka, semua pihak sepakat Bobibos tidak bisa langsung dikomersialisasi.

Fokus saat ini adalah uji publik, kesiapan fasilitas produksi, serta pembinaan pemerintah. Jika kelak Bobibos mampu menyumbang sebagian kecil saja dari kebutuhan energi nasional, dampaknya diyakini akan signifikan bagi kedaulatan energi dan keberlanjutan fiskal Indonesia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# riset
# bahan bakar
# Bobibos

Berita Terkait

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.