AYOJAKARTA.COM - Pemerintah kembali menyiapkan paket stimulus ekonomi berskala besar untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional pada semester kedua 2026.
Langkah ini dilakukan di tengah tantangan ekonomi global yang masih dibayangi perlambatan pertumbuhan, gejolak harga pangan dan energi, serta ketidakpastian pasar keuangan internasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, paket stimulus yang tengah difinalisasi akan menyasar berbagai sektor strategis, meliputi diskon transportasi, insentif pajak penulis, hingga program peningkatan kualitas tenaga kerja.
Stimulus ekonomi diskon transportasi liburan sekolah memiliki anggaran sebesar Rp190 miliar dengan target penerima manfaat 3,07 juta orang.

Insentif ini akan diberikan selama periode liburan sekolah.
Sedangkan untuk diskon transportasi saat Nataru 2027, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp161,4 miliar dengan target penerima manfaat 2,87 juta orang.
Airlangga juga mengatakan diskon tiket pesawat kelas ekonomi akan diberikan sebesar 30 persen melalui skema PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dengan rincian:
- Liburan sekolah: Anggaran Rp472,7 miliar dengan target 2,3 juta penumpang.
- Nataru: Anggaran Rp722 miliar dengan target 3,7 juta penumpang.

Pemerintah, kata Airlangga juga menetapkan PPh final penulis sebesar 1,5% pada semester II-2026.
Sementara, pada sektor tenaga kerja yaitu dibukanya program Magang Nasional Batch 4 yang ditargetkan menjangkau 150 ribu peserta.
Program ini disiapkan dengan anggaran Rp4,14 triliun, sedangkan untuk program Vokasi Nasional menyasar kepada 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak PHK dengan anggaran Rp2,12 triliun. ***
Share this article
Paket stimulus yang tengah difinalisasi akan menyasar berbagai sektor strategis, mulai diskon transportasi, hingga program kualitas tenaga kerja.