Rapor Merah Program Makan Bergizi Gratis Berujung Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana

Mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Sumber: bgn.go.id)
Mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Sumber: bgn.go.id)
Poin Penting
  • Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana, diganti Nanik Deyang usai evaluasi total 1,5 tahun program Makan Bergizi Gratis.

  • Pencopotan dipicu rapor merah tata kelola, pelanggaran SOP, dan kegagalan fatal lembaga menjaga kualitas pangan nasional.

  • Program MBG picu 20 ribu kasus keracunan di 33 provinsi akibat 98 persen unit dapur operasional berstatus ilegal tanpa SLHS.

AYOJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa, 2 Juni 2026.

Posisi strategis ini sekarang diisi oleh Nanik Sudaryati Deyang. Keputusan tegas ini diambil setelah Presiden melakukan monitoring dan evaluasi mendalam selama satu setengah tahun terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi bahan pertimbangan bapak presiden untuk melakukan pergantian ini. Dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera diperbaiki,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kantor Presiden Jakarta.

Dadan Hindayana sendiri telah menjabat sebagai Kepala BGN selama sekitar satu tahun sembilan bulan sejak pertama kali dilantik.

Hasil evaluasi pemerintah menunjukkan banyak rapor merah dalam pelaksanaan program tersebut.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebutkan adanya masalah kedisiplinan dalam menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Selain itu, tata kelola organisasi di tubuh BGN dinilai tidak berjalan maksimal.

Hal yang paling krusial adalah kegagalan lembaga dalam menjaga kualitas makanan yang didistribusikan kepada siswa dan kelompok rentan.

Program Makan Bergizi Gratis justru memicu krisis kesehatan nasional yang cukup parah di awal tahun 2026.

Tercatat ada lebih dari 20.000 kasus keracunan makanan akibat ribuan dapur yang beroperasi secara ilegal.

Sebanyak 177 Kejadian Luar Biasa (KLB) pecah di 127 kabupaten/kota yang tersebar di 33 provinsi Indonesia.

Ambisi mengejar kuantitas dituding menjadi penyebab utama pengabaian standar keamanan pangan yang fatal.

Fakta di lapangan mengungkap bahwa mayoritas unit dapur MBG berstatus "bodong" atau tidak resmi.

Dari total 11.592 unit dapur, hanya 198 dapur yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Artinya, sekitar 98 persen dapur beroperasi tanpa jaminan keamanan dari otoritas terkait.

Petugas sering mengabaikan protokol kebersihan dasar, seperti tidak memakai alat pelindung diri hingga mencuci wadah dengan kain kotor.

Manajemen dapur yang buruk mengubah makanan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri berbahaya seperti E. coli dan Salmonella.

Makanan matang sering dibiarkan di suhu ruang hingga 8 jam, padahal batas aman maksimal hanya 4 jam.

Di Bandung Barat, kegagalan standar ini menyebabkan 1.315 siswa keracunan akibat kontaminasi zat kimia nitrit yang salah takar.

Beban kerja juga sangat timpang karena satu ahli gizi harus mengawasi 3.500 porsi per hari.

Kekecewaan publik meningkat karena transparansi anggaran program ini dianggap masih sangat buram.

KPK juga memberikan sorotan tajam mengenai lemahnya pengawasan terhadap program yang menelan anggaran triliunan rupiah ini.

Pemerintah terus mengejar target 82,9 juta penerima manfaat, namun infrastruktur pendukung seperti alat pendingin masih sangat minim.

Pergantian Kepala BGN ini diharapkan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi total demi keselamatan nyawa generasi muda.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BGN
# Prasetyo Hadi
# Dadan Hindayana

Berita Terkait

News Update

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.