AYOJAKARTA.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan skema “Bank Menu” nasional sebagai bagian dari penguatan program makan bergizi gratis (MBG).
Skema tersebut dirancang untuk memastikan kualitas, variasi, serta standar gizi makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat tetap terjaga.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang mengatakan bahwa penyusunan Bank Menu nasional ini diperuntukkan dapur-dapur SPPG di seluruh Indonesia.
"Menu itu sudah kita tentukan. Satu bulan itu seluruh Indonesia nanti tinggal mengambil dari situ,: ujar Nanik dalam Sosialisasi Keamanan Pangan SPPG Se-DKI Jakarta pada Sabtu (23/5).

Tak disangka, pengumuman itu disambut tepuk tangan dari para Pengawas Gizi dan Jurutama Masak SPPG yang hadir.
Sebab, diketahui selama ini mereka selalu memutar otak setiap hari untuk menyusun atau menyiapkan menu MBG dengan bujet Rp10 ribu per porsi.
Nanik juga mengatakan bahwa banyak Pengawas Gizi yang dipusingkan oleh ulah mitra pemasok bahan pangan yang tidak sesuai dengan permintaan.
Oleh sebab itu, BGN menegaskan pihaknya akan menindak tegas mitra yang dinilai telah bermain-main dengan anggaran pangan dan mengirim pasokan bahan pangan tidak sesuai.

Mitra yang tidak patuh atau mengubah menu sesuka hati, kata Nanik, terancam disuspend tanpa insentif.
"Ini termasuk dalam tanda kutip korupsi. Uang belanja tidak boleh diganggu-ganggu," ungkapnya.
Selain itu, Nanik juga mengatakan bahwa pihaknya masih menemukan SPPG yang hanya punya 3-4 supplier.
Seharusnya, berdasarkan aturan setiap SPPG minilai harus memiliki 15 supplier.
Nanik lantas menegaskan Pengawas Gizi wajib hadir di titik-titik kritis keamanan pangan.
Mulai saat bahan baku datang hingga proses pemeriksaan kualitas pangan.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini BGN tengah mnyusun juknis baru soal standar peralatan dapur SPPG yang nantinya setiap dapur wajib memiliki:

- Freezer, chiller, dan showcase
- Mesin pemotong sayur
- Blender besar
- Oven besar
- Mesin pengupas telur
- Cooling room
- Mesin vakum makanan

Selain itu, seluruh mobil pengangkut menu MBG wajib ber-AC.
Hal ini agar makanan tetap berada dalam rantai dingin (cold chain) dan mengurangi risiko insiden keamanan pangan.
Kemudian BGN juga mewajibkan penggunaan deep frying dan meninggalkan penggunaan wajan biasa demi standar higienitas yang lebih baik.***
Share this article
Skema ini dirancang untuk memastikan kualitas, variasi, serta standar gizi makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat tetap terjaga.