AYOJAKARTA.COM — Sidang PK (Peninjauan Kembali) Saka Tatal, salah satu mantan terpidana dalam kasus pembunuhan 'Vina Cirebon' dan Eki digelar Rabu pagi tadi, 24 Juli 2024.
Saka Tatal mengungkapkan bagaimana perasaannya ketika selesai menjalankan sidang PK tadi pagi.
Saka Tatal mengungkapkan kalau ia heran dan mempertanyakan tentang orang tidak bersalah tetapi dihukum.
“Kasihan juga, orang tidak bersalah tapi mengapa dihukum?” tanya Saka, dikutip dari tayangan di kanal YouTube KOMPASTV, Rabu, 24 Juli 2024.
Saka Tatal mengungkapkan juga kalau persidangan yang terjadi tahun ini di 2024 berbeda dengan waktu 2016 lalu.
“Ya, Saka di persidangan yang tadi sangat berbeda dari tahun yang waktu 2016,” ujarnya mengungkapkan.
Perbedaan tersebut adalah pada 2016 orang-orang menghujatnya sebagai pembunuh asli. Sementara di tahun 2024 ini tidak begitu.
“2016 tuh bener-bener orang-orang di luar sana tuh banyak menghujat Saka bahwa Saka ini seolah-olah pembunuhnya,” jelasnya.
Saka Tatal mengatakan kalau ia tidak pernah melakukan pembunuhan tersebut atau yang dituduhkan.
Sedangkan pada tahun 2024 ini banyak orang yang mendukungnya. Bahkan ada juga dari luar negeri.
“Padahal Saka tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan dan sejak sidang pasti didemo. Sidang kali ini alhamdulillah banyak teman-teman yang mendukung Saka, netizen dari Indonesia dan luar negeri juga,” kata dia.***

Share this article
Saka Tatal mengungkapkan kalau ia heran dan mempertanyakan tentang orang tidak bersalah tetapi dihukum alam kasus pembunuhan 'Vina Cirebon'.