Heboh Pernyataan Mahfud MD Tentang ‘Ibu Lahirkan Anak Tidak Berakhlak’, Hotman Paris: yang Dimaksud adalah …

Menkopolhukam sekaligus Cawapres No Urut 3 Mahfud MD
Menkopolhukam sekaligus Cawapres No Urut 3 Mahfud MD

AYOJAKARTA.COM - Belum lama ini viral di media sosial TikTok pernyataan cawapres nomor urut 3 yakni Mahfud MD yang menyinggung tentang ibu lahirkan anak tidak berakhlak.

Pernyataan Mahfud MD tersebut menuai banyak sorotan dari netizen. Bahkan salah satu pengacara ternama di Indonesia yakni Hotman Paris ikut menyoroti pernyataan Mahfud itu.

Melalui akun Instagram pribadinya @hotmanparisofficial , Hotman Paris menyoroti pernyataan dari Mahfud MD dan secara gamblang menunjuk orang yang dimaksud Menkopolhukam tersebut. 

Baca Juga: Alvin Lim: Potong Kuping Saya Mahfud MD Tidak Akan Bisa Jadi Cawapres, Coba Lihat Saja!

Hotman paris menilai bahwa pernyataan tersebut diucapkan oleh Mahfud MD setelah adanya debat cawapres, yang berlangsung pada Minggu, 21 Januari 2024.

“Pernyataan itu dikatakan tidak lama setelah debat cawapres,” ucap Hotman, dikutip Ayojakarta.com dari Instagram @hotmanparisofficial, Minggu, 28 Januari 2024.

Dengan adanya pernyataan tersebut Hotman curiga arah dari ucapan Mahfud itu, menunjuk kepada putra presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Hp Disita, Aiman Witjaksono Jubir TKN Ganjar-Mahfud MD Diperiksa Polisi, Ganjar: Kami Akan Bela Aiman

“Saya kira semua sudah tahu siapa yang dimaksudkan dengan anak yang tidak berakhlak, dan kita sudah tahu kalau anak tidak berakhlak itu berarti ibunya adalah istrinya pak Jokowi,” ujarnya.

Hotman mengaku sangat menyayangkan seorang Menkopolhukam dapat berkata seperti itu, dan meminta presiden Jokowi untuk mengambil langkah yang tegas.

Pengacara kondang ini pun mengistilahkan jika pernyataan tersebut ditunjukkan kepada dirinya, ia akan segera mengambil jalur hukum.

Baca Juga: Dikabarkan Akan Mundur dari Jabatan Menkopolhukam, Mahfud MD: Pastilah itu!

“Ayo pak Jokowi kita bertindak ini demi kepentingan untuk negeri ini, kita perlu Menkopolhukam yang ada waktunya untuk penegakan hukum,” ujarnya

Dengan tegas Hotman menyebut bahwa saat ini Indonesia sudah waktunya untuk mengganti sosok Menko Polhukam yang baru.

Diketahui, baru-baru ini Mahfud sempat membuat sebuah pernyataan bahwa seseorang yang tidak memiliki akhlak dan etika, cenderung akan memiliki sifat yang koruptif.

Tidak hanya itu, Mahfud pun mengatakan bahwa membiarkan seorang ibu melahirkan anak yang tidak berakhlak merupakan dosa kepada bangsa.

“Membiarkan emak-emak dan ibu-ibu untuk melahirkan anak-anak yang tidak berakhlak itu adalah satu dosa besar kepada bangsa ini. Bangsa ini akan hancur manakala generasi mendatang tidak punya etika dan akhlak,” kata Mahfud MD dikutip dari akun TikTok @mohmahfudmdofficial. 

Baca Juga: Disebut Pertanyaan Receh oleh Mahfud MD, Gibran Rakabuming Raka: Anak Muda Saja Bisa Jawab Greenflation

Meskipun, Mahfud tidak secara gamblang siapa orang yang dimaksudnya. Namun, netizen banyak yang menilai bahwa pernyataan tersebut ditujukan untuk lawannya yakni Gibran Rakabuming Raka.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Hotman Paris
# Mahfud MD
# Jokowi
# anak

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.