AYOJAKARTA.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya buka suara soal tudingan hilirisasi nikel ugal-ugalan.
Ia tampaknya geram dengan pernyataan yang disampaikan oleh mantan Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong dan cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Luhut Binsar Pandjaitan meluruskan pernyataan yang disampaikan oleh Tom Lembong dan Cak Imin imbas debat cawapres pada Minggu 21 Januari 2024 kemarin.
Menurutnya semenjak Tom Lembong sudah tidak menjabat sebagai Kepala BKPM, ia mengatakan bahwa perizinan melalui OSS alias Online Single Submission justru diselesaikannya sendiri.
Luhut Binsar Pandjaitan juga membantah penilaian dari Tom Lembong yang mengatakan bahwa harga nikel mengalami anjlok akibat dari eksploitasi masif program hilirisasi pemerintah Indonesia.
Dalam penyampaiannya Menko Marves mengajak masyarakat untuk melihat harga nikel selama 10 tahun terakhir.
Baca Juga: Geram Tom Lembong Bohong Soal Nikel, Luhut Binsar Pandjaitan: Saya Meragukan Intelektual Anda
Menurutnya trend harga nikel harus dilihat secara jangka panjang, karena siklus harga komoditas pasti mengalami fluktuatif atau naik turun.
“Apakah itu batu bara, nikel, timah, atau emas apa saja, kalau kita lihat harga nikel dunia itu ya 15 ribu-an dolar AS,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan dikutip Ayojakarta.com dari unggahan YouTube KOMPASTV pada Kamis (25/1/2024).
“Bahkan pada periode 2014-2019, periode hilirisasi mulai kita lakukan, harga rata-rata nikel hanya 12 ribu dolar AS,” sambungnya.
Lebih lanjut Luhut Binsar Pandjaitan menyayangkan dan sedih sikap Tom Lembong yang memberikan saran tidak tepat bahkan disebut berbohong kepada cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar.
“Bagaimana Anda memberikan advice bohong kepada calon pemimpin yang Anda dukung? Saya sedih lihat Anda di situ. Artinya intelektual Anda itu jadi saya ragu,” kata dia.
Pada kesempatan yang sama. Luhut Binsar Pandjaitan juga menanggapi pernyataan Cak Imin di debat cawapres soal hilirisasi ugal-ugalan.
Menko Marves mengatakan ingin mengundang cawapres nomor urut 1 untuk melihat langsung ke lokasi pertambangan nikel.
“Mengundang berkunjung ke Weda Bay ke Morowali untuk lihat sendiri. Seeing is believing gitu, daripada Anda berbohong kepada publik,” ungkapnya.
Baca Juga: Pasangan AMIN Dituduh Anti Nikel, Tom Lembong: Yang Kita Anti Adalah Ini...
Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan jika untuk mencapai posisi (cawapres) membuat Cak Imin harus berbohong soal pertambangan dan hilirisasi yang tentu saja bukan karakter baik.
“Untuk mencapai posisi, Anda membohongi publik dengan memberikan informasi seperti tadi,” jelasnya.***

Share this article
Luhut Binsar Pandjaitan ceramahi Tom Lembong dan Cak Imin soal hilirisasi nikel, ungkap fakta harga periode 2014-2019.