Jadi Kasus Pidana Paling Menyita Perhatian di Dunia Maya, Mungkinkah Jessica Wongso Sengaja Dijadikan Sasaran?

Jessica Wongso Terpidana Kasus Pembunuhan Berencana Mirna Salihin dengan Kopi Sianida
Jessica Wongso Terpidana Kasus Pembunuhan Berencana Mirna Salihin dengan Kopi Sianida

AYOJAKARTA.COM - Kasus kopi sianida yang menyeret nama Jessica Wongso bisa menjadi indikasi bahwa kondisi hukum di Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

Keharusan menemukan tersangka bagi oknum penegak hukum bisa membawa dampak buruk di masyarakat, Jessica Wongso bisa jadi adalah salah satu contohnya.

Asumsi liar masyarakat tentang penegak hukum yang bisa menjebloskan Jessica tanpa bukti seharusnya bisa dibuktikan bahwa itu tidak benar. 

Baca Juga: Otto Hasibuan Ungkap Kesaksian Palsu Hani dalam Sidang Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Dilengkapi dengan Bukti-bukti yang Mendukung

Berkaca pada realitas sosial dan hukum di Indonesia, maka pantas saja asumsi liar di masyarakat tentang kondisi yang tidak baik-baik saja menjadi sorotan. 

“Kalau hari ini ada yang bilang penegakan hukum pidana di Indonesia baik-baik saja, saya tempeleng!” tegas Gandjar Laksmana, Ahli Hukum Pidana Universitas Indonesia dalam sebuah siniar.

Keresahan Gandjar bukan baru kali pertama, melainkan merupakan akumulasi dari beragam kejadian dan peristiwa di Indonesia.

Gandjar menilai dalam upaya penegakan hukum pidana di Indonesia yang banyak terjadi adalah kesan dipaksakan.

Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PBI BPJS Kesehatan, Cari Tahu Biar Berobat Bisa Gratis Tanpa Keluar Biaya

Adanya suatu tuntutan hukum, menurut Gandjar menjadi keharusan bagi oknum penyidik, jaksa sampai hakim untuk mendapatkan tersangka.

Fenomena penegakan hukum sebagaimana terjadi, menurutnya merupakan suatu bentuk penyimpangan hukum.

Karena itu, Gandjar menilai penting bagi penegak hukum untuk tidak menjadikan seseorang sebagai sasaran.

Sehubungan dengan kasus kopi sianida yang menjadikan Jessica Wongso sebagai terpidana, Gandjar memberi tanggapan.

Menurutnya, dalam suatu proses hukum penyidik perlu mencermati secara terperinci dan menyeluruh aspek-aspek penyebab dari suatu peristiwa.

Upaya Penegakan hukum dengan penegak hukum, menurut Gandjar merupakan dua soal berbeda yang masih menimbulkan pertentangan di lapangan.

Untuk itu, Gandjar menegaskan bahwa penegakan hukum harus adaptif dan sejalan dengan ilmu-ilmu lain sebagai penguat sehingga tidak melangkahi prosedur.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Ramah, Percaya Diri atau Baik Bisa Terlihat dari Gambar Pertama yang Kamu Pilih! Gambar Pohon Ternyata Sosok..

Sumber daya para penegak hukum di Indonesia, menurut Gandjar sudah sangat mumpuni dalam menyelesaikan suatu persoalan hukum.

“Kalau punya kemampuan, menurut saya mereka punya, jadi pertanyaannya kenapa kemampuan mereka tidak mereka gunakan?” ungkap Gandjar.

Salah satu kendala yang sering terjadi di institusi penegak hukum, menurut Gandjar karena adanya keharusan target penyelesaian kasus.

“Kalau target tidak tercapai, kaitannya anggaran, prestasi jadi akhirnya dicari-cari kasusnya,” ungkap Gandjar dikutip Ayojakarta, Jumat 15 Desember 2023 dari Sarang Informasi. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Oknum Penyidik
# Gandjar Laksmana
# hukum indonesia
# Ahli hukum pidana
# Jessica Wongso
# kopi sianida

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.