Otto Hasibuan Ungkap Kesaksian Palsu Hani dalam Sidang Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Dilengkapi dengan Bukti-bukti yang Mendukung

Otto Hasibuan Ungkap Kesaksian Palsu Hani dalam Sidang Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Dilengkapi dengan Bukti-bukti yang Mendukung (Youtube Pablo Benua)
Otto Hasibuan Ungkap Kesaksian Palsu Hani dalam Sidang Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso, Dilengkapi dengan Bukti-bukti yang Mendukung (Youtube Pablo Benua)

AYOJAKARTA.COM - Kasus kopi sianida yang melibatkan Jessica Wongso terus menjadi sorotan, terutama dengan munculnya kembali peran Hani, sahabat dekat Jessica dan Mirna Salihin.

Publik terus memperhatikan setiap perkembangan terkait kasus kopi sianida yang melibatkan Jessica Wongso, terutama setelah Hani, sahabat dekat Jessica dan Mirna, disebut-sebut memberikan kesaksian palsu dalam persidangan.

Hal ini menjadi perhatian khusus karena Hani, yang memiliki kedekatan dengan Jessica dan Mirna, dianggap telah mengungkapkan kesaksian yang tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

Baca Juga: Hani Makin Tersudut, Ketahuan Blokir Kontak Tim Netflix hingga Dugaan yang Memasukkan Racun?

Otto Hasibuan, pengacara Jessica, mengungkapkan bahwa informasi ini diperoleh dari seorang dokter yang memberikan konfirmasi terkait pernyataan Hani di persidangan.

Ternyata, Hani mengaku merasa takut dan cemas karena telah mencicipi es kopi Vietnam yang dipesan oleh Mirna Salihin. Namun, ketika ditanya di persidangan, Hani membantah bahwa ia tidak pernah meminum es kopi Vietnam tersebut.

Otto Hasibuan menilai bahwa ini adalah sebuah kejanggalan dan rekayasa yang perlu segera diungkap agar seluruh rangkaian kasus kopi sianida Jessica Wongso dapat terungkap dengan jelas.

Pernyataan Hani di persidangan pada tahun 2016, di mana ia memberikan kesaksian yang bertentangan dengan keterangan dokter yang merawatnya, menjadi bukti bahwa kesaksiannya dianggap palsu.

Otto Hasibuan, sebagai pengacara Jessica, menyatakan ketidakpuasannya terhadap situasi ini dan menekankan perlunya mengungkap fakta sebenarnya dalam kasus ini.

Baca Juga: Otto Hasibuan Membongkar Percakapan yang Menyebut Hani Sebagai Pelaku Pembunuhan Mirna, Bukan Jessica Wongso yang Mengajak Reuni di Kafe Olivier

Selain itu, dokter dari RS Waluyo juga ikut memberikan keterangan untuk mendukung versi Otto Hasibuan terkait pernyataan Hani dalam persidangan kasus kopi sianida.

“Salah satu contoh dokter yang dari ini saja, dokter dari Rumah Sakit Waluyo di persidangan itu jelas dia bilang saya yang memeriksa ya kan,” ucap Otto yang kini setiap menemani Jessica Wongso dari akun TikTok @jawnews

Otto Hasibuan memberikan penjelasan rinci mengenai kelanjutan dari ketidaksesuaian dalam kesaksian Hani yang disampaikan dalam persidangan kasus kopi sianida yang melibatkan Jessica Wongso.

“Waktu itu ada datang tiga orang kemudian namanya ini si Hani dan satu lagi siapa lupa saya, yang satunya ini kita lihat ya , Hani waktu di persidangan mengatakan, ditanya apa sudara minum, dia bilang tidak, saya hanya mencicipi dan melepeh oke,” sambungnya.

Baca Juga: Bukan Jessica Wongso! Hani Disebut Sebagai Orang yang Ajak Ngopi di Kafe Olivier, Otto Hasibuan: dari Sini Bisa Dilihat

Selanjutnya, Otto Hasibuan memberikan paparan lebih terperinci berdasarkan keterangan yang diperoleh dari dokter di RS Waluyo, yang mengungkap bahwa Hani datang dalam keadaan panik dan meminta untuk diperiksa.

“Tetapi dokter ini, yang di dokter Waluyo menceritakan di persidangan, datang bernama Hani, dia ketakutan panik, karena dia merasa minum kopi itu juga sehingga dia takut juga jangan-jangan mati seperti Mirna,” ucap Otto menceritakan kembali keterangan dokter di persidangan kala itu.

Hani, menurut keterangan dokter di RS Waluyo, mengaku telah meminum es kopi Vietnam yang dipesan oleh Mirna saat berada di kafe Olivier bersama Jessica Wongso.

“Dan dia akhirnya dokter bilang kenapa rupanya, apa kau minum, iya saya minum, akhirnya diobati lah dibaringkanlah si Hani diperiksa nah ternyata dia nggak papa,” ucapnya.

Baca Juga: Sakti! Saksi Kunci Kasus Jessica Wongso Sempat Cicipi Kopi Sianida, Kondisinya Sehat Walafiat

Otto Hasibuan menegaskan bahwa keterangan yang disampaikan oleh saksi ahli, yaitu dokter dari RS Waluyo, tidak mungkin berisi kebohongan terkait dengan pernyataan Hani.

“Ya, kan dokter kan gak mungkin bohong, di situ kan dia bilang bahwa dia datang, dia bilang ketakutan, panik, dia bilang tolong saya periksa karena saya minum juga kopi itu yang sama dengan itu, tapi tidak mati dia,” lanjut Otto Hasibuan.

Kasus kopi sianida yang melibatkan Jessica Wongso menjadi semakin kompleks dan misterius. Pertanyaan mengenai apakah Jessica Wongso akan segera dibebaskan dari penjara terkait kasus kopi sianida ini tetap menjadi teka-teki.

Demikianlah informasi terkait ungkapan Otto Hasibuan mengenai keterangan dokter dari RS Waluyo yang mengungkapkan bahwa Hani memberikan kesaksian palsu dalam persidangan kasus Jessica Wongso. Semoga informasi ini bermanfaat.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Hani
# Jessica Wongso
# kopi sianida
# Otto Hasibuan

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).