AYOJAKARTA.COM - Pengungsi Rohingya terus tiba di Indonesia, dan Wakil Presiden Maruf Amin juga memberikan respons terhadap situasi ini.
Dengan bertambahnya jumlah pengungsi Rohingya yang datang ke Indonesia, Pulau Galang yang disebut oleh Wakil Presiden Maruf Amin menjadi topik hangat di kalangan netizen X.
Sebagaimana dikutip Ayojakarta.com dari situs resmi Wakil Presiden Republik Indonesia pada Jumat, 8 November 2023, Wapres Maruf Amin membicarakan isu pengungsi Rohingya di Indonesia dan menyoroti perlunya pertimbangan terkait lokasi penempatan di Pulau Galang, Batam.
"Mereka (Pengungsi Rohingya) bagaimanapun ini kemanusiaan. Karena kemanusiaan, harus kita tanggulangi," ucap Wapres Maruf Amin saat menghadiri Peluncuran Indonesia Sharia Economic Outlook (ISEO) 2024 dan Pembukaan Universitas Indonesia Industrial-Government Expo (UI I-Gov Expo) ke-3 2023, di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
"Dulu pernah kita menjadikan Pulau Galang untuk pengungsi Vietnam. Nanti kita akan bicarakan lagi apa akan seperti itu. Saya kira pemerintah harus mengambil langkah-langkah solutif," lanjutnya.
Baca Juga: NasDem Yakin Anies-Muhaimin Bisa Rebut Suara dari Basis Pemilih Prabowo di Jawa Barat
Pada tanggal 4 Desember 2023, jumlah pengungsi Rohingya di Indonesia mencapai 1.487 orang.
Kedatangan pengungsi Rohingya mendapat respons penolakan dari sejumlah warga di beberapa wilayah, termasuk Aceh, Riau, dan Medan.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan bahwa penolakan terhadap pengungsi Rohingya tidak dapat diterima.
"Selama ini, kan tidak mungkin kita menolak, tetapi juga tentu kita mengantisipasi jangan sampai kemudian ada penolakan oleh masyarakat, dan kemudian bagaimana supaya juga mengantisipasi jangan sampai nanti terus lari, semua larinya ke Indonesia, ke sini. Itu menjadi beban," ucap Wapres Ma'ruf Amin.
“Kita akan bicarakan juga dengan UNHCR yang punya tanggung jawab masalah pengungsian di PBB. Ini harus dilakukan pembahasan bersama,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut cepat tersebar dan meluas di platform media sosial X dan memicu berbagai komentar kekhawatiran dari netizen, termasuk di akun media sosial X @KontenBerfaedah.
"Saya ikut masyarakat yang menolak negara Indonesia menampung pengungsi Rohingya," ucap akun @pia****.
"Sederhana tapi bikin rakyat marah," ucap akun @hea*****.
"Apa ngga ngeri ya...orang-orang Rohingya ini yang katanya susah, tetap aja beranak pinaknya cepet banget..nanti kalau udah merasa pulaunya kekecilan bisa-bisa minta tempat lagi," kata akun @don

Share this article
Pengungsi Rohingya terus tiba di Indonesia, dan Wakil Presiden Maruf Amin juga memberikan respons terhadap situasi ini.