AYOJAKARTA.COM – Kabar duka datang dari Mantan Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo.
Selain dikenal sebagai Kepala Satgas Covid-19, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo juga sempat menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Letjen TNI (Purn) Doni Monardo tutup usia sekitar pukul 17:30 WIB setelah menjalani perawatan selama tiga bulan terakhir di Rumah Sakit Siloam, Semanggi.
Disamping sempat menjabat Kasatgas Covid-19 dan Kepala BNPB, almarhum juga sempat menjabat Pangdam Siliwangi dan Danjen Kopassus serta Komandan Paspampres.
Sebelum dibawa pulang ke rumah duka yang berlokasi di Perumahan Bukit Golf BSD, Tangerang, jenazah Doni Monardo akan menjalani pemandian.
Sehubungan dengan rencana pemakaman terhadap mendiang Doni Monardo, Mantan Staf Khusus BNPB tahun 2019-2013 memberi keterangan.
Menurut Egi Massadiah, jenazah Doni akan dimakamkan pada 4 Desember 2023 di Mako Kopassus, Cipayung, Jakarta Timur.
Baca Juga: Doni Monardo Mantan Kepala BNPB Meninggal Dunia Hari Ini, Sakit dan Dirawat Sejak Bulan September
Sampai dengan saat ini, sejumlah pelayat baik dari BNPB maupun FKPPI serta unsur TNI terus mendatangi rumah sakit.
Letjen TNI (Purn) Doni Monardo merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1985 yang lahir di Cimahi pada 10 Mei 1963.
Selain menyelesaikan pendidikan di Seskoad pada tahun 1999, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo juga mengikuti Lemhanas pada 2012.
Sebelum menjabat sebagai Danyonif 741 pada 1999-2001, Doni sempat menjabat sebagai Komandan Batalyon 11 Grup 1 Kopassus pada periode 1998-1999.
Di tahun 2001-2003 Doni menjabat sebagai Dandenma Paspampres, sebelum berdinas sebagai Katim Analis Intel Kolakops TNI pada 2003-2004.
Karir Doni di lingkungan militer terus mengalami perubahan setelah menjabat sebagai Waasops Danpaspampres pada 2004-2006.
Pada tahun 2008-2010, Doni dipercaya untuk menjadi Komandan Paspampres dan mengepalai Grup A Paspampres.
Jabatan-jabatan bergengsi lainnya kemudian disandang Doni sejak 2011 hingga dipercaya menjadi Kepala BNPB pada 2019-2021.
Disamping dikenal publik sebagai jenderal mumpuni, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo juga diketahui sebagai sosok pecinta lingkungan.
Bukan saja mumuni dalam dunia militer, sepak terjang Doni semasa hidup banyak bersinggungan dengan persoalan lingkungan.
Salah satu prestasi memukau Doni dalam bidang lingkungan adalah upaya pemulihan daerah aliran sungai atau DAS Citarum.
Dalam waktu 4 bulan 20 hari, Doni berhasil menyelamatkan DAS Citarum dari risiko aktivitas pabrik dan industri yang mengancam lingkungan.
Karena komitmen dan dedikasi dalam menjaga lingkungan, Doni dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa oleh IPB pada 2021.

Share this article
Letjen TNI (Purn) Doni Monardo tutup usia setelah menjalani perawatan selama tiga bulan terakhir di Rumah Sakit Siloam, Semanggi.