AYOJAKARTA.COM - Pasangan capres dan cawapres nomor urut satu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjanjikan sejumlah program jika terpilih dalam Pilpres 2024.
Timnas pemenangan Anies-Cak Imin (AMIN) saat ini tengah mengkaji down payment (DP) nol rupiah yang sebelumnya merupakan program Anies Baswedan pada saat menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Hal ini juga sejalan dengan visi Anies Baswedan yang ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk bisa mengakses rumah.
Baca Juga: Ungkap Pilih Pemimpin dari Rekam Jejak, Anies Baswedan: Mendadak Pemimpin atau Sudah dari Dulu?
“Jadi DP nol rupiah itu kan memang bisa saja kita perintahkan ke skala nasional. Jadi DP nol rupiah itu memudahkan untuk pengurangan DPnya,” kata Usamah Abdul Aziz selaku Jubir Timnas AMIN pada Kamis (30/11/2023).
“Yang biasanya memang berat untuk membayar DP yang besar dinolkan dengan bantuan dari pemerintah. Nanti memang bisa dielaborasi, kita akan masih kaji lagi ke depan,” sambungnya.
Jubir Timnas AMIN menyebut bahwa pemberian DP 0 rupiah merupakan bentuk skema pembayaran.
Baca Juga: Pasangan Anies-Cak Imin Sindir Soal 'Pemimpin Instan': Lihatlah Rekam Jejaknya
Terkait bagaimana bentuk dan tipe rumah diserangkan kepada masing-masing.
“Ini kan masalah skema pembayaran ya, jadi nanti diserahkan kepada masing-masing person-nya. Tapi skema pembayaran kita atur seperti itu,” ujar Usamah.
Sementara itu di sisi lain, Anies Baswedan juga menyoroti isu kepemilikan rumah dan menyebut bahwa masyarakat saat ini sulit untuk punya rumah.
Berdasarkan data dari Housing and Real Estate Information System 2022, terdapat lebih dari 10,5 juta rumah tangga di Indonesia belum memiliki rumah.
Berdasarkan kelompok usia, kelompok milenial dan gen Z yang terpantau paling banyak belum punya rumah.
Capres yang diusung oleh Koalisi Perubahan menjanjikan kepada masyarakat kemudahan dalam kepemilikan rumah.
Anies Baswedan mengatakan bahwa masyarakat belum bisa punya rumah dikarenakan persyaratan yang sulit termasuk persyaratan dengan perbankan.
“Banyak sekali masyarakat yang saat ini membutuhkan rumah dan mereka membutuhkan akses untuk bisa KPR tapi KPR kita itu KPR yang belum memfasilitasi semua,” ujar Anies Baswedan dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Jumat (1/12/2023).
“Semua yang bekerja di sektor forma; mudah dapat KPR tapi mereka yang bekerja mandiri, mereka yang informal non formal itu kesulitan,” sambungnya.
Ia pun menjanjikan jika nanti dirinya terpilih menjadi presiden dalam Pilpres 2024 akan mengatur regulasi atau aturan untuk mendapatkan KPR akan diubah.
Menurutnya dengan regulasi baru akan mempermudah masyarakat untuk mengajukan KPR kepada pihak perbankan.
Hal ini agar KPR bisa diakses di semua kalangan masyarakat tanpa terkecuali dan masyarakat bisa memiliki aset yang nilainya stabil.
“Regulasi itu diubah kan seluruh perbankan mengikuti skema regulasi, Nah regulasi itu harus bisa menyelesaikan kebutuhan masalah rumah tangga dan pembiayaan,” kata Anies Baswedan.***

Share this article
Jubir Timnas AMIN menjelaskan program DP 0 rupiah dari Anies Baswedan dan Cak Imin ini merupakan bentuk skema pembayaran.