AYOJAKARTA.COM – Capres Anies Baswedan menyinggung soal sosok pemimpin instan dalam kampanyenya.
Anies Baswedan mengatakan dalam memilih seorang pemimpin tak cukup apabila hanya mengetahui visi-misi.
Menurut Anies Baswedan, melihat rekam jejak capres-cawapres adalah hal yang sangat penting.
Ia mengatakan sosok calon pemimpin perlu dicek kembali apakah sudah dari dulu terbiasa memimpin atau tiba-tiba ingin jadi pemimpin.
Baca Juga: Pasangan Anies-Cak Imin Sindir Soal 'Pemimpin Instan': Lihatlah Rekam Jejaknya
Hal tersebut disampaikan Anies Baswedan dalam acara Desak Anies Episode 3 Bandung di Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/11/2023).
“Dalam memilih jangan hanya lihat visi-misi, lihatlah rekam jejaknya, rekam karyanya, rekam gagasannya, rekam kepemimpinannya,” kata Anies Baswedan dikutip ayojakarta.com dari YouTube Metro TV, Jumat (1/12/2023).
Ia mengingatkan agar masyarakat mengecek kembali sosok capres-cawapres, apakah sudah dari dulu terbiasa memimpin atau tiba-tiba ingin jadi pemimpin.
Tak sampai di situ, ia juga menyinggung sosok pemimpin instan dalam kampanyenya itu.
“Ini mendadak pemimpin atau sudah dari dulu pemimpin? Ini instan pemimpin atau dari dulu dia pemimpin? Ini dari dulu sudah berkarya untuk masyarakatnya atau mendadak berkarya untuk masyarakatnya?”, ujarnya.
Ia menjelaskan penting sekali melihat rekam jejak calon pemimpin karena pengalaman di masa lalu adalah prediktor terbaik untuk masa depan.
Anies Baswedan meyakini apabila seseorang sudah memiliki rekam jejak, ketika ditanya apa yang sudah dikerjakan ia mampu menjawabnya.
Maka dari itu, ia menekankan untuk melihat rekam jejak, prestasi hingga karya.
“Lihat rekam karyanya, rekam pikirannya, rekam prestasinyaa karena masa lalu adalah predictor terbaik untuk masa depan,” jelasnya.
“Jadi kalau anda memprediksi seseorang jangan tanya besok mau ngapain, dia bisa ngarang, dia bisa memberikan jawaban yang membuat kita semua terpesona. Tapi kalau ditanya apa yang sudah anda kerjakan maka dia tidak bisa bohong,” tutupnya.***
Share this article
Anies Baswedan mengatakan memilih pemimpin harus dilihat dari rekam jejaknya dalam acara Desak Anies Episode 3 Bandung.