AYOJAKARTA.COM – Dalam rangka menghadapi isu surat suara yang sudah dicoblos dalam Pemilihan Umum (Pemilu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul sudah menyiapkan langkah antisipasinya.
Sebelumnya, isu terkait surat suara yang sudah tercoblos menjadi masalah serius ketika menghadapi Pilpres 2019 yang lalu.
Agar hal tersebut tidak terjadi lagi pada Pilpres 2024, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul, Joko Santosa, menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengantisipasi hal tersebut dengan cara menggunakan micro text sebagai pengaman atau tanda keaslian surat suara tersebut.
"Untuk pengamanan, surat suara saat ini ada pengamanan micro text. Sama seperti yang ada di uang untuk menunjukkan keaslian uang," ucap Joko, dikutip dari rejogja.republika.co.id, Selasa, 14 November 2023.
Baca Juga: Sah! Pasangan Prabowo-Gibran Jadi Kontestan Pilpres 2024, Gugatan ke KPU Semakin Nyata?
Joko menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kunjungan ke KPU RI untuk melakukan pengecekan surat suara.
Dikatakan bahwa proses pengecekan dilakukan lebih dari sekali, untuk benar-benar memastikan keamanan dan kualitas surat suara.
Baru setelah lolos tahap pengecekan, maka surat suara akan diproduksi masal dan sekaligus memasukan micro text di surat suara tersebut.
Setelah itu, surat suara akan didistribusikan dengan pengamanan ketat, yang melibatkan TNI/Polri, menggunakan truk khusus.
Baca Juga: KPU Digugat Rp 70,5 Triliun, Ternyata Ini Penyebabnya yang Melibatkan Gibran Rakabuming
Untuk surat suara Kabupaten Bantul, akan disimpan di dalam gudang KPU Bantun yang dilengkapi dengan berbagai prosedur keamanan seperti CCTV dan petugas dari instansi TNI/Polri.
"Mengenai kapan akan didistribusikan itu kami belum tahu," ucapnya.
Apabila ada surat suara yang rusak atau tak layak, maka akan dikirim kembali ke KPU RI dengan melengkapi berita acara ke KPU RI untuk dilakukan pencetakan ulang.
"Antisipasi surat suara rusak ada sortir surat suara, jadi surat suara setelah datang kita lakukan sortir. Kalau ada yang sobek sedikit nanti disingkirkan," tuturnya.***

Share this article
KPU Bantul mengantisipasi surat suara yang sudah tercoblos dengan cara menggunakan micro text sebagai pengaman.