AYOJAKARTA.COM - Bakal calon wakil presiden (Cawapres) potensial dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menanggapi hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Menurut hasil survei terbaru SMRC, elektabilitas Anies Baswedan dan Muhaimin berada di peringkat paling bawah di antara tiga poros dalam daftar elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
"Saya tidak perlu menanggapi, survei macem-macem ya," ujar Cak Imin kepada awak media di halaman Masjid Al Fathu, Soreang, Bandung, pada Jumat 15 September 2023.
Baca Juga: Tes IQ: Mana Anak yang Menyelinap ke Kamar dalam Gambar Ini? Otak Cerdas Pasti Tau
Cak Imin menyatakan bahwa survei tersebut akan dijadikan motivasi untuk bekerja lebih keras di masa depan.
"Silakan proses kita jadikan survei sebagai motivasi dan dorongan untuk bekerja dalam merebut hati rakyat," lanjutnya.
Hasil survei terbaru SMRC yang dirilis pada Kamis 14 September 2023 menunjukkan bahwa pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat dukungan publik sebesar 16,5 persen.
Survei tersebut juga menemukan bahwa pasangan Ganjar-Ridwan Kamil memiliki persentase dukungan tertinggi sebesar 35,4 persen, diikuti oleh pasangan Prabowo-Erick dengan 31,7 persen. Sementara 16,4 persen responden belum memberikan jawaban.
Baca Juga: 7 Tanda Kamu Orang yang Berkelas, Salah Satunya Tidak Suka Unggah Ini di Medsos!
Saiful Mujani, pendiri SMRC, menjelaskan bahwa persentase 16,5 suara untuk pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin mencerminkan kekuatan dua partai, yaitu Nasdem dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), atau NasDem dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Ia juga menambahkan bahwa survei ini dilakukan pada tanggal 5 September 2023, setelah deklarasi Anies Baswedan dan Muhaimin pada tanggal 2 September 2023, dengan melibatkan 1212 responden yang dipilih melalui metode random digit dialing (RDD) atau pembangkitan nomor telepon secara acak.
"Survei ini mencerminkan reaksi publik beberapa hari setelah deklarasi Anies-Muhaimin. Harapannya adalah bahwa dukungan untuk pasangan ini akan meningkat setelah deklarasi, namun hasil survei menunjukkan sebaliknya. Kita dapat berpikir positif, mungkin karena mesin politik mereka belum sepenuhnya berjalan, dan pemilih membutuhkan waktu untuk memutuskan untuk mendukung Anies-Muhaimin," kata Saiful.
Ridwan Kamil Curi Panggung
Temuan menarik lainnya adalah ada nama Ridwan Kamil yang dipasangkan dengan Ganjar Pranowo.
Baca Juga: 6 Rahasia Awet Muda dan Panjang Umur ala Titiek Puspa, Artis Senior 85 Tahun yang Masih Eksis
Ridwan Kamil yang menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Pemilih Golkar baru saja melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto
Kunjungan Ridwan Kamil ke kediaman Prabowo ini memunculkan spekulasi bahwa ada agenda politik terkait pemilihan presiden (pilpres).
Pertemuan ini juga menarik perhatian publik karena berlangsung tidak lama setelah Ridwan Kamil bertemu dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Sebelumnya, Ridwan Kamil disebut-sebut sebagai salah satu calon potensial untuk mendampingi Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden (cawapres).
Baca Juga: Daftar Lengkap Formasi di CPNS yang Menerima Semua Jurusan Lulusan S1
Partai Golkar, yang dipimpin oleh Airlangga Hartarto, dikenal sebagai salah satu pendukung Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden pada pemilu 2024.
Meskipun begitu, Partai Golkar telah menyiapkan opsi karier politik untuk Ridwan Kamil. Intinya hingga saat ini, Golkar tidak akan mengusung Ridwan Kamil sebagai calon presiden atau wakil presiden.***

Share this article
Menurut hasil survei terbaru SMRC, elektabilitas Anies Baswedan dan Muhaimin berada di peringkat paling bawah di antara tiga poros calon.