AYOJAKARTA.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD kembali angkat bicara mengenai polemik Pondok Pesantren Al Zaytun.
Mahfud MD mengatakan bahwa polemik Ponpes Al Zaytun akan tetap diselesaikan agar tidak muncul kembali ke publik.
Ini karena, isu-isu yang datang dari Ponpes Al Zaytun tersebut sudah muncul sejak tahun 2002 lalu.
Baca Juga: 6 Tanda Orang Sukses Dilihat dari Karakter Wajahnya, Punya Mata dan Bentuk Alis seperti Ini
“Kita kerjakan betul ini tindak pidananya. Jadi Al Zaytun itu tidak boleh lagi berlarut-larut sampai 20 tahun seperti sekarang, karena tahun 2002 sudah muncul. Setiap muncul lalu hilang lagi, mau pemilu muncul lagi,” kata Mahfud MD dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV, Jumat (14/7/2023).
Mahfud menjelaskan polemik tersebut akan tetap diselesaikan tanpa menjatuhkan sanksi ke Ponpes Al Zaytun.
Bahkan, Mahfud menyebut polemik tersebut akan ditangani tanpa membubarkan Ponpes Al Zaytun.
Mahfud berujar bahwa pemerintah akan membina Ponpes Al Zaytun dengan merancang kurikulum yang sesuai.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Anak IPS dengan Prospek Kerja yang Menjanjikan, Dijamin Masa Depan Cerah
“Sekarang selesaikan, dengan catatan Al Zaytun sebagai pondok pesantren itu tidak akan dibubarkan. Pemerintah mengakui bahwa sekolah itu baik produknya. Sehingga kita akan bina, akan sesuaikan kurikulumnya, akan bersihkan kalau ada kotoran-kotorannya di dalam pelaksanaannya,” jelasnya.
“Tetapi pondok pesantren Al Zaytun dan seluruh sekolah dan standarnya itu tidak akan dijatuhi sanksi apa-apa, akan terus berjalan dibina oleh pemerintah, Kementerian Agama,” sambungnya.
Lebih jauh, Mahfud menuturkan tindak pidana yang dilakukan oleh pemimpin Ponpes Al Zaytun, yakni Panji Gumilang akan tetap diproses secara hukum.
Baca Juga: KIP Kuliah Diberikan secara Terbatas, Ini Kategori Rentan Miskin yang Sesuai Kaidah
“Tapi Panji Gumilang yang merupakan tokoh di pondok Al Zaytun ini tindak pidananya akan kita selesaikan agar tidak selalu menjadi isu,” tutupnya.***

Share this article
Mahfud MD mengatakan bahwa polemik Ponpes Al Zaytun akan tetap diselesaikan agar tidak muncul kembali ke publik.