AYOJAKARTA.COM –- Bakal calon presiden Anies Baswedan menemui Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pacitan, Jawa Timur..
Bersamaan dengan hal tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat yang tidak lain anak sulung SBY yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup di Museum dan Galeri SBY-Ani yang berada di Jalan Teluk Tambora, Kelurahan Sidoarjo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Awak media dan pihak-pihak lainnya tidak diperbolehkan dan diperkenankan untuk memasuki area dari Museum SBY-Ani.
Hal ini dikarenakan pertemuan di antara Anies Baswedan dengan SBY dan juga AHY berlangsung secara terbatas dan juga tertutup.
Kabar pertemuan tersebut dibenarkan oleh jubir Partai Demokrat yakni Herzaky Mahendra Putra.
Dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube METRO TV, Kamis (2/5/2023). Herzaky Mahendra mengungkapkan bahwa Anies Baswedan memang intens bertemu dengan Demokrat, NasDem, dan juga PKS.
Baca Juga: Mahfud MD Sebut Banyak Orang Baik yang Berpotensi Jadi Pemimpin: Tapi Mereka Dikerdilkan
Menurutnya, hal ini berkaitan dengan penguatan dan pemantapan strategi pemenangan dalam Pilpres 2024 mendatang.
Sementara itu di sisi lain, Anies Baswedan menunjukkan kekhawatirannya di Pilpres 2024 mendatang berharap tidak ada penjegalan nantinya.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah adanya upaya penjegalan.
Terhadap pencalonan bakal capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan dalam Pilpres 2024 mendatang.
Bantahan Mahfud MD disampaikan menjawab kekhawatiran Anies Baswedan yang khawatir dijegal setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) blak-blakan akan cawe-cawe demi kepentingan bangsa dan negara.
“Nggak ada, itu bagian dari perlombaan dari kontestasi politik yang mengatakan ini dijegal,” ujarnya dikutip AyoJakarta.com melalui kanal YouTube KOMPASTV.
“Mungkin biar pendukungnya muncul atau mungkin biar yang milih sedikit. Tidak ada, kalau pemerintah tidak menjegal,” sambungnya.
Dalam penyampaiannya, Mahfud MD justru berpesan agar Anies Baswedan bisa terus menjaga partai koalisi yang mengusungnya tetap solid sehingga nantinya bisa mendapatkan tiket dalam Pilpres 2024.
Menko Polhukam juga mewanti-wanti kepada mantan Gubernur DKI Jakarta agar jangan sampai dijegal oleh internalnya sendiri.
“Tidak, malah saya katakan kepada dia harus usahakan di dalam berbagai forum agar koalisi yang mendukung Anies itu kompak,” ungkap Mahfud MD.
“Agar Anies dapat tiket tidak dijegal oleh internalnya sendiri. Kalau pemerintah ngak, persilahkan,” pungkasnya.***(Sulistiyaningsih)

Share this article
Bakal calon presiden Anies Baswedan menemui Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pacitan, Jawa Timur..